Tata Kelola Global

Finlandia Kucurkan Hibah Rp357 Miliar untuk Fasilitas Tangkap Karbon Biogenik Metsä Fibre

26
×

Finlandia Kucurkan Hibah Rp357 Miliar untuk Fasilitas Tangkap Karbon Biogenik Metsä Fibre

Sebarkan artikel ini

Komite Keuangan Kementerian Finlandia Restui Dukungan Dana Publik bagi Proyek CCUS Senilai Rp1,19 Triliun di Pabrik Pulp Rauma

Helsinki, KabarHijau.com – Komite Keuangan Kementerian Finlandia resmi memberikan lampu hijau atas rencana penyaluran hibah negara senilai €21 juta (sekitar Rp357 miliar) kepada raksasa kehutanan Metsä Fibre. Suntikan dana publik ini diarahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas penangkapan karbon biogenik (biogenic carbon capture) senilai €70 juta (sekitar Rp1,19 triliun) di pabrik pulp Rauma.

Jika disetujui secara resmi oleh Kementerian Urusan Ekonomi dan Ketenagakerjaan Finlandia, unit penangkap karbon ini akan menyaring karbon dioksida biogenik langsung dari sistem pembuangan pabrik. Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas penangkapan tahunan mencapai 100.000 metrik ton.

Dari Emisi Pabrik Menjadi Bahan Bakar Masa Depan
CO₂ biogenik yang ditangkap nantinya dikombinasikan dengan hidrogen hijau untuk diolah menjadi bahan bakar elektro terbarukan (e-fuels), bahan bakar penerbangan sintetis (SAF), hingga bahan kimia hijau. Proyek ini diproyeksikan menjadi cetak biru dekarbonisasi industri berat di tingkat regional.

Menteri Iklim dan Lingkungan Finlandia, Sari Multala, menegaskan pentingnya proyek rintisan berskala komersial ini untuk mencapai target iklim nasional dan mematangkan rantai nilai hidrogen hijau.
“Salah satu prioritas kebijakan iklim Pemerintah adalah mengembangkan solusi penurun emisi serta penangkap karbon dari industri dan produksi energi. Finlandia membutuhkan inovator terdepan untuk membangun proyek skala industri, yang pada gilirannya mendorong berdirinya fasilitas serupa yang lebih besar di masa depan. Proyek yang disetujui Komite Keuangan ini tepat seperti yang kita butuhkan,” ujar Multala.

Dukungan politik dari komite menteri merupakan tahapan krusial, meski otoritas terkait mencatat keputusan subsidi yang mengikat masih menunggu penyelesaian prosedur administratif nasional. Hibah ini sendiri masuk dalam alokasi paket dana publik Finlandia senilai €90 juta (sekitar Rp1,5 triliun) yang dikhususkan untuk dekarbonisasi emisi biogenik industri.

Menunggangi Gelombang CCUS Eropa
Langkah Finlandia mempertegas tren percepatan komersialisasi teknologi Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon (Carbon Capture, Utilization, and Storage/CCUS) di Eropa. Berbeda dengan penangkapan karbon dari bahan bakar fosil, penangkapan biogenik berfokus pada emisi yang berasal dari pemrosesan material organik seperti kayu dan limbah industri pulp.

Implementasi regulasi Net Zero Industry Act dan pembaruan sistem perdagangan emisi Uni Eropa (ETS) kian menekan sektor industri berat untuk segera beralih ke teknologi rendah karbon. Inisiatif serupa juga marak bermunculan di kawasan Skandinavia dan Eropa Utara melalui skema kemitraan pemerintah-swasta (public-private partnership) dan dukungan EU Innovation Fund.

Selain pemanfaatan emisi untuk bahan bakar sintetis, Finlandia baru-baru ini memperkuat kerja sama lintas batas dengan negara tetangga Nordik guna mengangkut sisa CO₂ untuk penyimpanan permanen di reservoir bawah laut Laut Utara. Kolaborasi ini menempatkan teknologi penangkapan karbon biogenik tidak hanya sebagai solusi iklim domestik, tetapi juga pendorong rantai nilai ekspor industri hijau berdaya saing tinggi.