Perubahan Iklim

Sitos Treehouse Siap Masuki Produksi Komersial Biochar dari Cangkang Almond di California

218
×

Sitos Treehouse Siap Masuki Produksi Komersial Biochar dari Cangkang Almond di California

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Biochar. (Photo : biochar.co.uk)

KabarHijau.com Industri biochar di Amerika Serikat kembali menunjukkan geliat positif. Pabrik biochar Sitos Treehouse yang berlokasi di Delano, California, dilaporkan tinggal menghitung minggu sebelum resmi beroperasi secara komersial. Kabar ini disampaikan langsung oleh pihak pengembang fasilitas tersebut.

Fasilitas yang dikelola oleh Sitos Group ini akan mengolah cangkang almond, salah satu limbah pertanian yang melimpah di California, menjadi biochar bernilai ekonomi tinggi. Biochar sendiri merupakan material berbasis karbon yang dihasilkan dari pembakaran biomassa dengan oksigen terbatas (pirolisis), dan dikenal luas memiliki manfaat ganda: memperbaiki kesuburan tanah sekaligus berfungsi sebagai media penyimpanan karbon jangka panjang.

Perjalanan menuju tahap komersial ini bukan proses instan. Selama satu setengah tahun terakhir, tim Sitos berkutat dengan tahap perencanaan, konstruksi, hingga persiapan teknis fasilitas. Kini, dengan konstruksi yang telah rampung, proyek memasuki fase commissioning, yakni tahap pengujian dan penyempurnaan sistem sebelum benar-benar dijalankan pada skala penuh.

Fondasi bagi langkah besar ini sudah diletakkan sejak awal tahun 2023, ketika Sitos menjalankan proyek percontohan bersama mitra lokal, RegGen Monterey. Dari pengalaman skala kecil tersebut, perusahaan mengumpulkan data dan pembelajaran teknis yang kini menjadi bekal untuk lompatan ke produksi komersial.

Menjawab Kebutuhan Central Valley

Selama beroperasi di California, Sitos mengamati adanya kebutuhan yang terus meningkat akan solusi pemanfaatan biomassa yang praktis dan mampu diterapkan dalam skala besar, terutama di kawasan Central Valley. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian terbesar di Amerika Serikat, sehingga volume limbah biomassa pertanian yang dihasilkan pun sangat besar setiap tahunnya.

Sebagai perbandingan, dukungan terhadap pengembangan biochar di Amerika Serikat memang tengah menguat dari berbagai arah. Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA), misalnya, belum lama ini mengucurkan dana hibah senilai 14,7 juta dolar AS untuk proyek biochar yang dijalankan oleh Suku Tule River, sebagaimana dilaporkan Carbon Herald. Ini menjadi sinyal bahwa biochar mulai dilirik serius sebagai bagian dari strategi pengelolaan biomassa dan penghilangan karbon di negara tersebut.

Kolaborasi Lintas Pihak jadi Kunci

Menjelang commissioning, Sitos memastikan seluruh komponen fasilitas, mulai dari mesin, sistem kontrol, hingga alur produksi, dapat berjalan sebagai satu kesatuan yang solid pada skala komersial. Proses ini melibatkan kolaborasi erat antara insinyur, kontraktor, produsen peralatan, dan operator pabrik, yang secara bersama-sama menyelesaikan berbagai tantangan teknis di lapangan.

Aspek transparansi turut menjadi perhatian serius. Untuk memastikan kredibilitas proses monitoring, pelaporan, dan verifikasi (MRV), Sitos menggandeng sejumlah nama besar di industri, yakni Valorize Systems dan Isometric. Kemitraan ini diarahkan untuk membangun program penghilangan karbon yang berintegritas tinggi sejak hari pertama produksi berjalan.

Di luar aspek teknis dan bisnis, perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan regulator, pembuat kebijakan, serta komunitas setempat. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan industri biochar secara lebih luas, tidak hanya bagi Sitos semata.

Model Bisnis Berbasis Lokal

Melihat ke depan, Sitos meyakini bahwa dampak paling signifikan dari fasilitas ini justru akan dirasakan dalam ekosistem pertanian California secara keseluruhan. Dengan memproduksi biochar sekaligus memanfaatkan biomassa pertanian dalam skala besar langsung di kawasan Central Valley, jarak transportasi bahan baku dapat dipangkas secara signifikan.

Model ini pada gilirannya membuka jalan bagi pengelolaan biomassa pertanian yang lebih lokal dan efisien, sebuah pendekatan yang berpotensi menjadi rujukan bagi pengembangan industri biochar di wilayah lain, termasuk kawasan-kawasan penghasil komoditas pertanian besar di Indonesia.