Investasi & ESG

Avnos Luncurkan “Project Brighton”, Fasilitas Penangkap Karbon yang Sekaligus Hasilkan Air Bersih

30
×

Avnos Luncurkan “Project Brighton”, Fasilitas Penangkap Karbon yang Sekaligus Hasilkan Air Bersih

Sebarkan artikel ini

Proyek inovatif di New Jersey ini siap menyerap 450 ton karbon dan memproduksi 475.000 galon air setiap tahunnya guna mendukung dekarbonisasi industri.

Project Brighton
Lokasi Project Brighton di New Jersey, AS. Sumber: Avnos.

New Jersey, KabarHijau.com – Perusahaan teknologi iklim, Avnos, resmi meluncurkan operasi untuk Project Brighton di Bridgewater, New Jersey. Langkah ini menandai pengoperasian teknologi hybrid direct air capture (HDAC™) inovatif mereka dalam skala yang paling besar hingga saat ini.

Fasilitas ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam upaya dekarbonisasi, tetapi juga menghadirkan solusi ganda untuk krisis iklim. Project Brighton dirancang untuk menyerap 450 ton karbon dioksida (CO2) dari atmosfer setiap tahunnya, sambil memproduksi sekitar 475.000 galon air bersih per tahun. Hebatnya, seluruh proses ini berjalan tanpa memerlukan pasokan panas eksternal (external heat input).

Mendukung Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF)

Dikembangkan dengan dukungan dana dari U.S. Office of Naval Research (ONR), proyek ini merupakan fondasi bagi upaya Avnos dalam memelopori penggunaan CO2 hasil tangkapan udara untuk produksi Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF).

Sistem HDAC dari Avnos yang mampu menangkap CO2 sekaligus menghasilkan air bersih dalam satu proses ini menjadikannya solusi ideal untuk berbagai sektor. Teknologi ini sangat relevan untuk memenuhi kebutuhan operasional ramah lingkungan seperti pusat data (data centers), penyimpanan karbon geologis, hingga produksi bahan bakar generasi mendatang.

Skala Infrastruktur yang Terus Berkembang

Hingga saat ini, Avnos telah mengamankan pendanaan lebih dari $100 juta (sekitar Rp1,5 triliun) dari berbagai investor raksasa dan lembaga pemerintah, termasuk:

  • Mitsubishi Corporation (US)
  • Shell US Gas & Power
  • NextEra Energy Resources
  • ConocoPhillips
  • JetBlue Ventures
  • Departemen Energi AS (DOE) & Departemen Pertahanan AS (DOD)

Will Kain, Pendiri dan CEO Avnos, menegaskan bahwa Project Brighton adalah langkah strategis dalam perjalanan pertumbuhan perusahaan untuk menskalakan infrastruktur HDAC secara komersial.

“Brighton adalah penyebaran operasi terbesar kami hingga saat ini dan membuktikan kemampuan kami dalam menghadirkan infrastruktur pada skala yang terus meningkat. Proyek ini juga memberikan pengalaman operasional dan data kinerja dunia nyata yang akan membantu mempercepat peluncuran komersial di masa depan, sekaligus membantu pelanggan kami mengatasi tantangan energi, air, dan emisi yang saling berkaitan,” ujar Will Kain.

Disambut Hangat oleh Pemerintah Lokal

Berlokasi berdampingan dengan Pusat Pengembangan Teknologi Avnos di Milltown Road, Bridgewater, kehadiran Project Brighton mendapat sambutan positif dari komunitas Somerset County di New Jersey.

“Project Brighton mencerminkan jenis investasi yang diperjuangkan dengan keras oleh Somerset County—dan New Jersey pada umumnya—untuk ditarik: perusahaan teknologi yang membangun infrastruktur nyata pada skala besar,” kata Chris Edwards, Presiden dan CEO Somerset County Business Partnership. “Avnos telah menjadi bagian dari komunitas bisnis kami selama beberapa tahun, dan sangat luar biasa melihat proyek ini mencapai status operasional.”

Langkah Selanjutnya: Project Cedar

Dengan beroperasinya Brighton, Avnos tidak berhenti sampai di sini. Perusahaan akan memanfaatkan pembiayaan proyek senilai hingga $17 juta untuk melanjutkan pengembangan Project Cedar. Proyek masa depan ini akan menyebarkan empat modul HDAC yang dirancang khusus untuk waktu pembangunan yang lebih cepat, skalabilitas yang lebih besar, dan pengiriman proyek yang lebih mudah direplikasi di berbagai lokasi.