London, KabarHijau.com – Carbon Catalyst Limited (CCL) telah memulai uji coba injeksi karbon dioksida (CO2) dalam proyek Poseidon pada Senin, 10 Februari. Langkah ini menandai terobosan penting dalam pengembangan teknologi Carbon Capture & Storage (CCS) di Inggris.
Inisiatif ini merupakan yang pertama di Inggris dan menjadi pencapaian signifikan bagi Poseidon Joint Venture (PJV). Carbon Catalyst memberikan apresiasi kepada Perenco UK, operator PJV, atas keberhasilan mencapai tahap penting ini.
Uji injeksi Poseidon menggunakan platform Erda milik Petrodec, yang telah dimodifikasi khusus untuk injeksi CO2 ke dalam bagian H dari reservoir gas Leman yang telah ditinggalkan, yang terletak di Laut Utara bagian selatan Inggris. Kegiatan ini dilakukan setelah suksesnya perbaikan sumur H27 pada Agustus 2024.
Setelah uji coba injeksi ini selesai, PJV berencana untuk mengambil keputusan investasi final (Final Investment Decision/FID) pada tahun 2027, dengan injeksi komersial CO2 untuk penyimpanan jangka panjang dijadwalkan mulai tahun 2029.
Poseidon diproyeksikan memiliki kapasitas injeksi awal sebesar 1,5 juta metrik ton CO2 per tahun, yang nantinya akan meningkat hingga 40 juta metrik ton per tahun. Dengan kapasitas ini dan potensi volume penyimpanan sebesar 1 miliar metrik ton, Poseidon berpotensi menjadi salah satu proyek CCS terkemuka di Eropa Barat Laut.
“Carbon Catalyst dengan bangga mengumumkan dimulainya injeksi CO2 di Poseidon. Proyek ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam dekarbonisasi ekonomi Inggris dan Eropa Kontinental,” ujar Nick Terrell, Direktur Eksekutif Carbon Catalyst.
“Pencapaian ini merupakan langkah positif dalam mengurangi risiko proyek dan mendorongnya menuju kelayakan komersial,” tambahnya.
Dengan keberhasilan uji coba ini, Poseidon diharapkan dapat menjadi model bagi proyek CCS lainnya di kawasan ini dan berkontribusi terhadap upaya global dalam mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Sumber: Carbon Herald
