Isu Terkini

Carbon Direct & CSR-in-Action Satukan Kekuatan, Percepat Transisi Rendah Karbon di Afrika

224
Hutan Amazon. (Photo : Joseph King/Flickr)

KabarHijau.com – Upaya mendorong transisi energi dan pengurangan emisi karbon di Afrika mendapat angin segar. Perusahaan manajemen karbon global, Carbon Direct, resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan keberlanjutan dan ESG berbasis Afrika, CSR-in-Action, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Kerja sama ini bertujuan menghadirkan alat, pengetahuan, dan praktik terbaru terkait dekarbonisasi agar lebih mudah diakses oleh dunia usaha, investor, maupun pemerintah di seluruh benua Afrika.

Fokus pada Implementasi Nyata

Berdasarkan MoU tersebut, Carbon Direct dan CSR-in-Action akan bekerja sama dalam berbagi pengetahuan seputar akuntansi karbon, pelaporan, serta manajemen risiko yang selaras dengan kerangka internasional seperti GRI, TCFD, dan ISSB.

Namun lebih dari itu, keduanya menekankan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada penyusunan strategi. Dukungan konkret juga akan diberikan kepada para pemangku kepentingan Afrika untuk mengimplementasikan teknologi dekarbonisasi, termasuk membantu memperoleh pendanaan bagi operasi iklim. Salah satu targetnya adalah mendorong kapasitas nyata dalam penerapan solusi seperti Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).

Bekali Pemangku Kepentingan dengan Keahlian dan Solusi

Dr. Bekeme Olowola, Group Chief Executive CSR-in-Action, menegaskan pentingnya langkah praktis dalam transisi rendah karbon.
“Afrika tidak hanya butuh peta jalan, tetapi juga solusi nyata yang bisa dibiayai, pelatihan, serta keahlian praktis untuk mewujudkannya,” ujarnya.

CSR-in-Action sendiri memiliki rekam jejak panjang di Afrika, termasuk penerbitan Community Engagement Standards di Nigeria, laporan keberlanjutan, serta dokumenter mengenai kehidupan masyarakat di sekitar industri minyak, gas, dan pertambangan. Melalui kemitraan ini, mereka akan memperluas peran dengan memberikan panduan seputar kredit karbon dan offset, seperti pemulihan gas suar (flare gas recovery) serta restorasi mangrove. Selain itu, program pelatihan yang dirancang khusus sesuai konteks sektor energi dan industri di Afrika juga akan digarap.

Peran Strategis Carbon Direct

Di sisi lain, Carbon Direct akan menyumbangkan keahlian ilmiah yang mereka miliki, mencakup sains karbon, teknologi, kebijakan, hingga pasar komersial. Pengumuman kemitraan ini hadir sebulan setelah Carbon Direct meluncurkan 2025 Criteria for High-Quality Carbon Dioxide Removal bersama Microsoft, yang menyoroti jalur penghilangan karbon berkualitas tinggi.

Dengan pemahaman mendalam tersebut, Carbon Direct diyakini berada di posisi tepat untuk menyajikan informasi penting bagi para pemangku kepentingan iklim di Afrika.

Misi Bersama Menuju Afrika Rendah Karbon

Kolaborasi Carbon Direct dan CSR-in-Action ini menjadi langkah penting bagi Afrika untuk mempercepat agenda dekarbonisasi. Tidak hanya sebatas wacana, tetapi menghadirkan dukungan praktis, akses pendanaan, serta teknologi mutakhir untuk memastikan hasil yang terukur.

Kemitraan ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inisiatif transformatif, memperkuat kapasitas lokal, dan pada akhirnya membantu Afrika memainkan peran lebih besar dalam upaya global mengatasi krisis iklim.

Exit mobile version