Athena, KabarHijau.com – Empat pembangkit listrik tenaga angin yang terletak di pegunungan utara Yunani telah menjadi landmark penting di wilayah tersebut. Pembangkit ini merupakan bagian dari Proyek Tenaga Angin Thrace yang dipimpin oleh China Energy Guohua Investment Europe Renewable Energy S.A.
Sejak beroperasi pada tahun 2019, proyek ini telah menghasilkan sekitar 160 juta kilowatt-jam listrik setiap tahun, menyediakan pasokan energi bagi lebih dari 30.000 rumah tangga di Yunani.
Wakil Manajer Umum perusahaan, Wu Bate, menjelaskan bahwa proyek ini diluncurkan setelah penandatanganan Memorandum of Understanding antara China dan Yunani di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan pada tahun 2018.
Sebagai investasi pertama China dalam pembangkit listrik tenaga angin di Yunani, proyek ini mencakup empat pembangkit yang dilengkapi dengan 34 turbin, dengan kapasitas terpasang total sebesar 78,2 megawatt.
“Proyek ini mengurangi emisi karbon dioksida sekitar 150.000 ton setiap tahun dan menghemat 53.000 ton batubara standar, setara dengan menanam 360.000 pohon,” kata Wu. “Proyek ini memainkan peran penting dalam mendukung transisi energi Yunani.”
Dalam beberapa tahun terakhir, Yunani telah mempercepat peralihannya ke energi terbarukan. Berdasarkan Rencana Energi dan Iklim Nasional yang telah direvisi oleh pemerintah Yunani, energi terbarukan diproyeksikan menyumbang 75 persen dari total pembangkit listrik pada tahun 2030 dan meningkat menjadi 95 persen pada tahun 2035. Data dari Hellenic Wind Energy Association menunjukkan bahwa tenaga angin menyumbang 23,5 persen dari total pembangkit listrik di Yunani pada tahun 2023.
“Kerja sama antara Yunani dan China dalam energi terbarukan sangat luar biasa,” ujar Konstantinos Loukidis, Manajer Pengembangan perusahaan tersebut, sebagaimana dikutip dari Xinhua.
Ia menambahkan bahwa pengembangan proyek energi terbarukan tidak hanya mengoptimalkan bauran energi Yunani dan meningkatkan kemandirian energi, tetapi juga menarik investasi, mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Saat ini, perusahaan-perusahaan China aktif berpartisipasi dalam investasi dan pembangunan sektor energi terbarukan di Yunani.
Wu Bate menyoroti potensi besar untuk memperdalam kerja sama antara China dan Yunani dalam sektor energi terbarukan.
“Ke depan, kedua belah pihak akan membangun platform ini untuk memperluas kolaborasi di bidang tenaga angin dan fotovoltaik, mencapai manfaat bersama dan hasil yang saling menguntungkan, serta memberikan dorongan kuat untuk transisi hijau global,” tutup Wu.
