Helsinki, Kabarhijau.com – Platform penyerapan karbon berbasis teknologi, Puro.earth, berhasil mengamankan pendanaan baru sebesar €11 juta (sekitar USD 12,8 juta) dalam putaran Series B yang dipimpin oleh Nasdaq dengan dukungan tambahan dari Fortum Innovation & Venturing.
Pendanaan ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur perusahaan serta memperluas kapasitas dalam melakukan sertifikasi dan mendukung pemasok teknologi penyerapan karbon.
“Carbon removal sedang berkembang dari tahap inovasi menuju infrastruktur. Inilah yang dibutuhkan oleh ekosistem pembeli dan pemasok kami. Nasdaq dan Puro.earth berada pada posisi strategis untuk memenuhi kebutuhan ini dengan menggabungkan infrastruktur keuangan dan keahlian iklim guna mendorong inovasi serta mempercepat pertumbuhan pasar karbon,” ujar Jan-Willem Bode, Presiden Puro.earth.
Fokus pada integritas pasar
Dana segar ini akan diarahkan pada peningkatan penerbitan kredit penyerapan karbon berkualitas tinggi, penyederhanaan perjanjian pembelian (offtake agreements), serta pengembangan alat digital canggih untuk pemantauan dan verifikasi.
Langkah ini bertujuan memberi kepercayaan lebih besar kepada pembeli terhadap keberlanjutan dan integritas proyek penyerapan karbon, seiring meningkatnya permintaan korporasi atas kredit karbon yang dapat diandalkan.
Salah satu sektor yang menjadi fokus Puro.earth adalah biochar, yang kini tengah dipandang sebagai solusi penting dalam menyerap karbon sekaligus mendukung sektor pertanian.
Peran Nasdaq dan perkembangan Puro.earth
Sejak mengakuisisi mayoritas saham Puro.earth pada 2021, Nasdaq memanfaatkan pengalamannya di pasar keuangan untuk membangun infrastruktur pasar karbon yang lebih transparan dan dapat diperluas skala operasinya.
Sejak meluncurkan standar pertama di dunia untuk penyerapan karbon berbasis teknologi pada 2019, Puro.earth telah menerbitkan lebih dari satu juta Sertifikat Penyerapan CO2 (CORCs), menjadikannya registri terdepan untuk proyek berbasis sains.
Tahun 2025 juga menandai periode penting bagi Puro.earth. Perusahaan ini mendapat pengakuan dari Frontier Climate sebagai salah satu penerbit kredit utama, menggelar KTT Asia-Pasifik pertama, serta menjalani transisi kepemimpinan dengan hadirnya Jan-Willem Bode sebagai Presiden, sementara pendiri Antti Vihavainen dan Marianne Tikkanen tetap memainkan peran penting di dalamnya.
Dengan dorongan finansial dari Nasdaq dan langkah strategis yang diambil, Puro.earth semakin memantapkan posisinya sebagai pemain kunci dalam industri penyerapan karbon global.
