Ekonomi Hijau

Chestnut Carbon Terbitkan Kredit Karbon IFM Pertama dari Program Forest Carbon Works

516
Photo: Boy Anthony/Shutterstock

KabarHijau.com – Chestnut Carbon, pengembang proyek penghapusan karbon berbasis alam, mengumumkan keberhasilannya dalam menerbitkan kredit karbon Improved Forest Management (IFM) pertama yang dihasilkan dari program keanggotaan Forest Carbon Works.

Dalam transaksi terbaru, lebih dari 64.000 kredit karbon berhasil dijual kepada berbagai pembeli korporat, termasuk JPMorgan Chase, dengan total nilai mencapai $2,2 juta.

Untuk memastikan kualitas dan integritas tertinggi, kredit karbon ini telah melalui audit ketat oleh pihak ketiga dan diverifikasi oleh Verra.

CEO Chestnut Carbon, Ben Dell, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa kredit karbon IFM yang mereka hasilkan memiliki kualitas tinggi dan integritas yang tercermin dalam harga premium yang diperoleh di pasar.

Forest Carbon Works merupakan inisiatif berbasis di Amerika Serikat yang diluncurkan oleh Chestnut Carbon untuk membuka akses bagi pemilik hutan pribadi ke pasar karbon serta menciptakan sumber pendapatan tambahan. Dengan memberikan insentif perlindungan hutan melalui kredit karbon, Chestnut turut berkontribusi dalam menekan aktivitas penebangan dan perusakan hutan alami.

Saat ini, program Forest Carbon Works telah bermitra dengan pemilik lahan di 36 negara bagian AS dengan luas hutan terdaftar lebih dari 150.000 hektare per Februari 2025.

Sebagai penyedia solusi penghapusan karbon, Chestnut Carbon berkomitmen menghadirkan produk IFM berkualitas tertinggi di pasar. Kredit karbon yang mereka terbitkan sepenuhnya berfokus pada penghapusan CO2 dan tidak mencakup metodologi penghindaran. Selain itu, kredit karbon ini menawarkan tambahan manfaat yang tinggi dengan membantu melindungi hutan yang berisiko dan membuka peluang ekonomi bagi pemilik lahan.

Lebih lanjut, kredit IFM dari Chestnut Carbon memiliki jangka waktu penyimpanan karbon lebih lama dibandingkan opsi IFM lainnya di pasar, dengan periode penyimpanan CO2 lebih dari 60 tahun, jauh lebih panjang dibandingkan standar 40 tahun yang umum ditawarkan oleh pengembang lain.

Exit mobile version