Isu Terkini

Iran Diprediksi Memimpin Penambahan Kapasitas Metanol Global pada 2030

679
13 proyek metanol yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi akan menambah kapasitas total sebesar 19,62 juta ton per tahun pada tahun 2030. Kredit: Fahroni via Shutterstock.

Teheran, KabarHijau.com – Iran diperkirakan akan menjadi pemimpin dalam penambahan kapasitas metanol global pada tahun 2030. Dengan cadangan gas alam yang melimpah, negara ini mampu menyediakan bahan baku metanol yang lebih murah dan kompetitif. Strategi ini bertujuan untuk memenuhi permintaan domestik sekaligus meningkatkan ekspor metanol Iran ke pasar global.

Saat ini, terdapat 13 proyek metanol yang sedang dibangun di Iran dengan total kapasitas tambahan mencapai 19,62 juta ton per tahun (mtpa) hingga 2030. Dua proyek utama yang akan menyumbang kapasitas besar adalah Mahan Chemical Zagros Petrochemical Eslamabad-e-Gharb dan Mahtab Parsian Petrochemical Bandar Abbas, masing-masing memiliki kapasitas 1,85 mtpa dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 2025.

Di sisi lain, Rusia juga diperkirakan akan menjadi pesaing utama Iran dalam industri metanol, berkat cadangan gas alamnya yang besar. Kedua negara ini diprediksi akan mendominasi pasar metanol global dalam beberapa tahun ke depan.

Laporan terbaru dari GlobalData yang berjudul Methanol Capacity and Capital Expenditure Outlook by Region, Countries, Companies, Projects and Forecast to 2030 memberikan analisis lebih lanjut mengenai tren dan investasi dalam industri metanol global.

(Laporan ini bersumber dari Offshore Technology, bagian dari GlobalData)

Exit mobile version