KabarHijau.com – Dalam upaya melawan perubahan iklim, perusahaan dari berbagai skala menghadapi tekanan besar untuk bertanggung jawab atas jejak karbon mereka. Meskipun berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK), beberapa emisi sulit dihindari karena keterbatasan teknologi atau operasional. Di sinilah proyek offset karbon berperan sebagai solusi efektif untuk menangani emisi yang tersisa.
Proyek offset karbon adalah inisiatif yang diverifikasi untuk mengurangi, menghindari, atau menghilangkan emisi GRK dari atmosfer. Proyek-proyek ini mencakup berbagai aktivitas, seperti melindungi ekosistem alami, reboisasi, penghijauan, hingga penerapan teknologi energi bersih.
Setiap ton emisi yang berhasil dikurangi menghasilkan kredit karbon yang dapat dibeli individu atau perusahaan untuk mengimbangi jejak karbon mereka. Kian banyaknya proyek penghapusan karbon menunjukkan pergeseran menuju pengurangan emisi yang lebih nyata.
Bagi perusahaan yang ingin segera mengurangi dampak lingkungan mereka, investasi pada proyek offset karbon memberikan langkah konkret. Selain mencapai netralitas karbon, langkah ini juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Berikut adalah empat proyek karbon terbaik di 2025 yang layak untuk dipertimbangkan.
1. TerraPass
Sejak didirikan pada 2004, TerraPass telah memimpin upaya pengurangan emisi karbon dengan menjadikannya lebih mudah diakses oleh individu dan bisnis. Hingga kini, TerraPass berhasil mengimbangi lebih dari 43 juta ton metrik CO₂, setara dengan mengurangi lebih dari 9,3 juta mobil di jalan selama setahun.
Proyek Utama TerraPass:
- Ideal Family Farms Methane Capture (Wisconsin): Mengubah limbah pertanian menjadi energi terbarukan untuk mencegah emisi metana.
- New Bedford Landfill Gas-to-Energy (Massachusetts): Mengonversi gas metana dari tempat pembuangan sampah menjadi sumber energi berkelanjutan.
- Waymart Wind Energy Project (Pennsylvania): Pembangkit listrik tenaga angin yang menggantikan pembangkit berbasis bahan bakar fosil.
Dengan transparansi tinggi dan sertifikasi pihak ketiga seperti Verified Carbon Standard (VCS), TerraPass memberikan solusi bagi individu dan perusahaan untuk mengambil tindakan nyata terhadap perubahan iklim.
2. 3Degrees
Didirikan pada 2007, 3Degrees membantu lebih dari 4.000 organisasi, termasuk Google dan Microsoft, mencapai tujuan energi terbarukan dan pengurangan karbon. Perusahaan ini telah mengurangi lebih dari 10 juta ton metrik CO₂ melalui sertifikat energi terbarukan (REC) dan proyek offset karbon.
Proyek Utama 3Degrees:
- Cookstove Project (Uganda): Memberikan kompor hemat energi untuk mengurangi deforestasi dan polusi udara dalam ruangan.
- Kootznoowoo Forestry Project (Alaska): Pengelolaan hutan yang dipimpin oleh komunitas adat untuk menjaga keanekaragaman hayati.
- Solar Water Heater Initiative (India): Memanfaatkan energi matahari di rumah tangga pedesaan untuk mengurangi emisi dari bahan bakar fosil.
Sebagai perusahaan bersertifikasi B Corporation, 3Degrees menunjukkan bahwa profitabilitas dapat berjalan beriringan dengan tujuan keberlanjutan global.
3. Rimba Raya Biodiversity Reserve
Berada di Kalimantan Tengah, Indonesia, Rimba Raya Biodiversity Reserve adalah salah satu proyek REDD+ terbesar di dunia, melindungi lebih dari 64.000 hektar hutan rawa gambut tropis. Proyek ini telah mencegah lebih dari 130 juta ton CO₂ memasuki atmosfer.
Dampak Utama:
- Melindungi Keanekaragaman Hayati: Habitat bagi lebih dari 300 spesies, termasuk orangutan Kalimantan yang terancam punah.
- Pemberdayaan Komunitas Lokal: Program pendidikan, akses air bersih, dan peluang mata pencaharian berkelanjutan untuk 14 desa di sekitar kawasan.
Sebagai model proyek REDD+ global, Rimba Raya menunjukkan bahwa konservasi lingkungan dapat sejalan dengan pembangunan ekonomi dan sosial.
4. MyClimate
Berbasis di Swiss, MyClimate adalah organisasi terkemuka dalam solusi offset karbon dan program pendidikan iklim. Hingga kini, mereka telah mengimbangi lebih dari 19 juta ton metrik CO₂ melalui lebih dari 174 proyek global.
Proyek Utama MyClimate:
- Efficient Cookstove Program (Kenya): Mengurangi konsumsi kayu bakar hingga 50% dengan kompor hemat energi.
- Reforestation (Nicaragua): Pemulihan lahan terdegradasi dengan melibatkan petani lokal.
- Solar Energy for Schools (Tanzania): Memberikan akses energi terbarukan ke sekolah tanpa jaringan listrik.
Melalui sertifikasi ketat seperti Gold Standard, MyClimate memastikan setiap kontribusi memiliki dampak nyata dan berkelanjutan.
