Kabarhijau.com – Sebuah provinsi di wilayah timur laut Argentina berhasil mencetak sejarah baru dalam pasar karbon global. Provinsi Misiones resmi menjadi otoritas subnasional pertama di dunia yang menerima sertifikasi di bawah kerangka kerja Jurisdictional and Nested REDD+ (JNR) dari Verra untuk program konservasi hutan yang dikelola oleh pemerintah.
Verra, organisasi nirlaba yang berbasis di Washington sekaligus pengelola standar pengkreditan karbon terkemuka di dunia, mengumumkan pada Selasa lalu bahwa mereka telah mendaftarkan Provinsi Misiones ke dalam program Verified Carbon Standard (VCS).
Mencakup Jutaan Hektar Hutan Hujan
Sertifikasi ini mencakup sekitar 3 juta hektar Hutan Atlantik asli, yang juga dikenal sebagai hutan hujan Misiones. Melalui upaya pelestarian ini, Misiones berhasil mencatatkan sekitar 13,1 juta metrik ton pengurangan emisi karbon dioksida (CO2) yang telah terverifikasi untuk periode 2017 hingga 2022.
Berbeda dengan kredit karbon di tingkat proyek yang hanya berlaku untuk bidang lahan tertentu yang dibatasi, program yurisdiksional memperhitungkan pengurangan emisi secara komprehensif di seluruh wilayah administratif pemerintahan.
Pelopor Skenario 2 Kerangka Verra
Misiones merupakan program pertama di dunia yang berhasil mencapai sertifikasi di bawah “Skenario 2” dari kerangka kerja Verra. Jalur ini memungkinkan pemerintah daerah untuk menghasilkan kredit karbon dari kawasan hutan yang tidak tercakup oleh proyek-proyek individu, sekaligus mewajibkan proyek-proyek bersarang (nested projects) di wilayah tersebut untuk menggunakan perhitungan acuan (baseline) yang telah disetujui oleh program.
“Program ini menunjukkan apa yang bisa dicapai ketika pemerintah mengambil peran pemimpin dalam penanganan isu iklim,” ujar Mandy Rambharos, Chief Executive Verra. “Inilah gambaran kesuksesan ketika kebijakan publik dan pasar karbon dapat bekerja secara sinergis.”
Membuka Pintu Investasi Hijau Internasional
Menteri Keuangan Provinsi Misiones, Adolfo Safran, menyatakan bahwa sertifikasi ini merupakan bentuk validasi atas kebijakan konservasi yang telah dijalankan provinsi tersebut selama beberapa dekade. Hal ini juga dinilai akan membuka pintu yang lebar bagi investasi hijau internasional.
“Kami mengundang para investor berkualifikasi yang tertarik pada kredit (karbon) berkualitas tinggi untuk melangkah maju dan mendukung kami dalam inisiatif ini,” ajak Safran.
Pencapaian luar biasa ini tidak diraih dalam semalam. Keberhasilan ini merupakan hasil dari koordinasi yang intensif selama bertahun-tahun antara lembaga-lembaga provinsi, tim teknis, pelaku pasar, serta badan verifikasi independen.
Ke depannya, Verra berharap “Model Misiones” ini dapat menjadi katalis yang mempercepat pengembangan program serupa di seluruh wilayah Argentina, serta menginspirasi negara-negara lain di Amerika Latin, Afrika, dan Asia yang saat ini tengah menjajaki pendekatan yurisdiksional untuk pendanaan iklim.
Saat ini, program Misiones telah resmi terdaftar dan dapat diakses publik melalui Verra Registry.











