Ekonomi Hijau

OCELL Raih Pendanaan €10 Juta untuk Kembangkan Teknologi Kredit Karbon Berbasis AI

313
×

OCELL Raih Pendanaan €10 Juta untuk Kembangkan Teknologi Kredit Karbon Berbasis AI

Sebarkan artikel ini
Proyek Hutan Karbon di Bavaria, Jerman ,seluas 1.456,9 Ha. (Photo: Ocell)

Munich, KabarHijau.com – Startup GreenTech berbasis di Munich, OCELL, berhasil mengamankan pendanaan Seri A sebesar €10 juta untuk memperluas ekspansi mereka di Eropa dan mengembangkan lebih lanjut platform berbasis kecerdasan buatan (AI) guna menciptakan kredit karbon berkualitas tinggi.

Pendanaan ini dipimpin oleh perusahaan modal ventura Capnamic, dengan tambahan dana dari Bayern Kapital serta investor sebelumnya seperti AENU dan Summiteer. Beberapa investor individu, termasuk Max Viessmann, juga turut berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini.

Menurut David Dohmen, salah satu pendiri sekaligus Co-CEO OCELL, industri kredit karbon mengalami tantangan besar akibat kurangnya transparansi dan data yang akurat. “Namun, kredit karbon tetap menjadi alat penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim jika diterapkan dengan benar. Melalui OCELL, kami berkomitmen untuk mengembalikan kepercayaan pasar dengan menggabungkan teknologi AI canggih dan solusi berbasis alam,” ujarnya seperti dikutip dari Carbon Herald.

Inovasi OCELL dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Data

Didirikan pada 2019 oleh Christian Decher, David Dohmen, dan Felix Horvat, OCELL menghadirkan teknologi digital twin untuk hutan dengan memanfaatkan citra udara, LiDAR, serta data kehutanan terestrial. Teknologi ini memungkinkan pemantauan pertumbuhan hutan, kapasitas penyimpanan karbon, serta strategi pengelolaan yang lebih efisien untuk meningkatkan serapan karbon jangka panjang.

Saat ini, OCELL telah mengelola lebih dari 810.000 hektare hutan, yang berpotensi menyerap tambahan 1,62 juta ton CO2 per tahun. Dengan perjanjian penjualan lebih dari 100.000 kredit karbon, OCELL berupaya memberikan dampak signifikan dalam mitigasi perubahan iklim serta meningkatkan ketahanan hutan terhadap perubahan iklim.

“Empat dari lima pohon di Eropa mengalami tekanan akibat perubahan iklim, termasuk cuaca ekstrem. Kami ingin menjadi pendorong utama dalam transformasi kehutanan dengan memonetisasi jasa ekosistem,” tambah Dohmen.

Ekspansi ke Nordik dan Baltik

Dengan pendanaan baru ini, OCELL akan mempercepat pengembangan teknologi inti mereka serta memperluas proyek iklim di seluruh Eropa, dengan fokus utama di kawasan Nordik dan Baltik. Selain itu, OCELL juga tengah mengembangkan platform berbasis data langsung untuk melacak dan menampilkan progres proyek secara transparan.

Menurut Christian Knott, Managing Partner di Capnamic, keunggulan utama OCELL adalah pemahaman mendalam mereka terhadap kehutanan. “OCELL bukan sekadar penyedia teknologi, tetapi juga mitra strategis bagi pemilik hutan dalam mengelola sumber daya mereka dengan lebih baik dan membuka peluang pendapatan baru,” katanya.

Sementara itu, Ferry Heilemann, pendiri dan mitra di AENU, menambahkan bahwa solusi OCELL tidak hanya meningkatkan profitabilitas pemilik hutan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kapasitas penyimpanan karbon global.

Dengan visi besar untuk mengoptimalkan pengelolaan hutan dan mendukung keberlanjutan, OCELL kini semakin siap menjadi pemain utama dalam industri kredit karbon berbasis teknologi di Eropa.