Vietnam akan memulai operasi pasar karbon pada paruh kedua tahun 2025, sebagai langkah penting dalam mendukung pengurangan emisi yang berkelanjutan dan pertumbuhan hijau.
Wakil Perdana Menteri Tran Hong Ha telah menyetujui rencana pembentukan dan pengembangan pasar karbon di Vietnam. Berdasarkan rencana tersebut, fase uji coba perdagangan kredit karbon akan dimulai pada paruh kedua tahun 2025.
Tahapan Implementasi
Hingga Juni 2025, Vietnam menargetkan penyelesaian kerangka hukum untuk perdagangan kuota emisi gas rumah kaca dan kredit karbon. Hal ini mencakup mekanisme perdagangan dan kompensasi kredit karbon, sehingga memastikan dasar hukum yang kuat untuk platform uji coba perdagangan karbon.
Selain itu, infrastruktur pendukung operasional pasar akan dibangun, disertai dengan pelatihan bagi lembaga negara, perusahaan, dan individu agar dapat berpartisipasi secara efektif dalam pasar karbon.
Dari Juni 2025 hingga akhir 2028, platform perdagangan karbon domestik akan diuji coba. Selama fase ini, sistem hukum yang mengatur operasional pasar karbon akan terus disempurnakan.
Pada fase ini juga, implementasi perdagangan karbon akan berlaku secara nasional. Regulasi untuk transfer kredit karbon dan hasil pengurangan emisi ke mitra internasional akan dikembangkan dan ditetapkan oleh otoritas yang berwenang.
Pada tahun 2029, Vietnam merencanakan pengoperasian penuh platform perdagangan karbon domestiknya. Kuota emisi dan kredit karbon yang dialokasikan selama fase uji coba akan dikaji untuk diperluas ke sektor dan fasilitas tambahan.
Kuota emisi akan dialokasikan melalui dua metode utama: alokasi gratis dan lelang. Rasio untuk masing-masing metode akan ditentukan selama fase uji coba berdasarkan data kuota dan volume perdagangan yang terkumpul.
Selain itu, bentuk kredit karbon lainnya yang berasal dari program offset domestik atau internasional, seperti Clean Development Mechanism, Joint Credit Mechanism, dan Pasal 6 Perjanjian Paris, juga dapat diakui untuk perdagangan.
Sistem Registrasi Nasional dan Infrastruktur
Vietnam juga akan mengembangkan sistem registrasi nasional untuk mengelola, memperbarui, dan memantau aktivitas seperti peminjaman, transfer, dan kompensasi kuota emisi.
Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan (MONRE) akan memimpin pengembangan dan pengoperasian sistem ini, bekerja sama dengan lembaga terkait.
Bursa Efek Hanoi akan menyediakan layanan untuk platform perdagangan karbon, sesuai dengan standar organisasi, manajemen, dan teknis.
Perdagangan karbon akan mengikuti sistem terpusat, dengan kuota emisi dan kredit karbon diverifikasi oleh MONRE serta diberi kode identifikasi unik yang tidak dapat diduplikasi. Peserta pasar harus memiliki akun penyimpanan untuk memperdagangkan kuota atau kredit, sehingga data dapat disinkronisasi dan sesuai dengan regulasi.
Vietnam Securities Depository and Clearing Corporation akan menangani penyimpanan dan penyelesaian transaksi. Pembayaran dilakukan secara otomatis berdasarkan hasil perdagangan yang disediakan oleh Bursa Efek Hanoi, memastikan transfer barang dan pembayaran terjadi secara simultan.
Tujuan dan Visi Jangka Panjang
Tujuan utama dari rencana ini adalah mengembangkan pasar karbon Vietnam untuk mendukung komitmennya dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (Nationally Determined Contributions atau NDC).
Pasar ini diharapkan menjadi sumber keuangan baru bagi aktivitas pengurangan emisi, mendorong transformasi hijau, serta mempromosikan teknologi rendah emisi.
Dengan demikian, pasar karbon ini akan meningkatkan daya saing bisnis Vietnam baik di tingkat domestik maupun global, sekaligus berkontribusi pada transisi Vietnam menuju ekonomi rendah karbon dan targetnya untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.
Sumber: vietnamnet











