Tokyo, KabarHijau.com – Marubeni Corporation (TYO: 8002) dan Mitsui O.S.K. Lines (MOL, TYO: 9104) mengumumkan pembentukan perusahaan patungan baru bernama Marubeni MOL Forests Co., Ltd. Perusahaan dengan kepemilikan 60/40 ini akan berfokus pada pengembangan, perdagangan, dan penghapusan kredit karbon berbasis alam.
Dengan filosofi “membuka jalan menuju masa depan yang berkelanjutan melalui kekuatan manusia dan hutan,” perusahaan ini bertujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan masyarakat, demikian pernyataan Marubeni, salah satu sogo shosha (perusahaan perdagangan umum) terbesar di Jepang, pada Senin (22/1).
Langkah awal perusahaan ini adalah mengembangkan lahan hutan baru seluas 10.000 hektare di India, dengan target memulai perdagangan kredit karbon pada 2028.
Inisiatif ini sejalan dengan meningkatnya permintaan kredit karbon yang dihasilkan melalui proyek penyerapan karbon dioksida berbasis alam. Proyek-proyek ini tidak hanya menyerap karbon dari atmosfer, tetapi juga memberikan manfaat tambahan seperti konservasi keanekaragaman hayati, perbaikan kualitas tanah, dan pengelolaan air.
Mendukung Gerakan Dekarbonisasi Global
Gerakan global menuju dekarbonisasi telah meningkatkan minat terhadap kredit karbon sebagai alat penting untuk mencapai emisi nol bersih, terutama ketika pengurangan emisi saja tidak cukup. Solusi berbasis alam seperti aforestasi dan reforestasi, yang dikombinasikan dengan teknologi penangkapan karbon, menjadi elemen kunci dalam upaya ini, menurut Marubeni.
Marubeni telah memasukkan strategi hijau dalam rencana manajemen menengah GC2024, yang berfokus pada energi terbarukan, hidrogen, amonia, dan pengelolaan hutan berkelanjutan. Perusahaan ini aktif dalam menghasilkan dan memperdagangkan kredit karbon melalui kemitraan di Jepang dan luar negeri, mendukung visinya untuk dekarbonisasi dan masa depan yang berkelanjutan.
Sementara itu, MOL juga memiliki target lingkungan melalui rencana BLUE ACTION 2035, yang mencakup emisi nol bersih pada 2050 dan penghapusan 2,2 juta ton CO2 pada 2030. Dengan mengintegrasikan kredit berbasis alam yang berkualitas tinggi, MOL memperkuat perannya dalam menciptakan masyarakat yang lebih hijau.
Marubeni memegang 60% saham dalam usaha patungan ini, sementara MOL menguasai 40%. Melalui kolaborasi ini, keduanya berkomitmen untuk memanfaatkan potensi hutan dan keahlian mereka untuk melawan perubahan iklim serta mendukung konservasi lingkungan di tingkat global.
Langkah strategis ini menunjukkan peran penting sektor swasta dalam mempercepat transisi menuju keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi masa depan planet kita.
