Jakarta, KabarHijau.com – Industri kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat pada tahun 2024. Penjualan mobil listrik murni berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) secara wholesale melonjak hingga 150% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai angka 43.200 unit.
Kenaikan signifikan ini didorong oleh kehadiran merek-merek asal China yang semakin agresif menggarap pasar domestik. Mobil-mobil listrik produksi China dengan berbagai model dan harga yang kompetitif berhasil menarik minat konsumen Indonesia.
“Kehadiran merek-merek asal China memberikan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen Indonesia. Salah satu keunggulan produsen China adalah kemampuan mereka dalam membuat baterai dengan daya tempuh yang jauh, sangat sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujar Bebin, seorang pengamat industri otomotif.
Selain BEV, beberapa model hybrid asal China juga mulai masuk ke pasar Indonesia dan cukup populer, seperti GWM Tank dan Haval. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap teknologi kendaraan listrik dan hybrid.
Pertumbuhan penjualan mobil listrik di Indonesia turut berkontribusi pada peningkatan porsi kendaraan listrik dalam total penjualan mobil secara keseluruhan. Pada tahun 2024, mobil listrik menyumbang sekitar 5% dari total penjualan wholesale mobil di Indonesia, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di bawah 2%.
Tantangan dan Peluang
Meskipun pertumbuhannya sangat pesat, industri kendaraan listrik di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang belum merata dan harga kendaraan listrik yang masih relatif tinggi dibandingkan dengan mobil konvensional.
Namun demikian, pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong pengembangan industri kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan insentif dan pembangunan infrastruktur pendukung. Hal ini diharapkan dapat semakin mempercepat transisi menuju kendaraan listrik dan mengurangi emisi gas buang.
Pertumbuhan pesat kendaraan listrik di Indonesia juga membuka peluang bisnis yang sangat besar bagi berbagai pihak, mulai dari produsen kendaraan, penyedia infrastruktur pengisian daya, hingga perusahaan penyedia layanan terkait kendaraan listrik.






