Energi Hijau

SIG dan Resinergi Jalin Kemitraan Strategis, Sulap Sampah Jadi Energi Hijau

394
×

SIG dan Resinergi Jalin Kemitraan Strategis, Sulap Sampah Jadi Energi Hijau

Sebarkan artikel ini
Foto dok SIG

Jakarta, KabarHijau.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan memperluas pemanfaatan bahan bakar alternatif. Kali ini, perusahaan produsen semen terbesar di Indonesia tersebut menggandeng PT Reciraya Semesta Energi (Resinergi) untuk memastikan pasokan refuse-derived fuel (RDF) yang stabil dan berkelanjutan.

Kerjasama strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 6 Januari lalu. Melalui kolaborasi ini, SIG dan Resinergi bertujuan untuk mengolah sampah perkotaan menjadi energi bersih yang dapat menggantikan sebagian penggunaan batu bara dalam proses produksi semen.

Solusi Berkelanjutan untuk Masalah Sampah

Direktur Utama SIG, Donny Arsal, mengungkapkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 31,89% pada tahun 2030. “Dengan mengoptimalkan penggunaan RDF, kami tidak hanya berkontribusi pada penurunan emisi, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah,” ujar Donny.

Sejak tahun 2020, SIG telah menjadi pionir dalam pemanfaatan RDF di industri semen. Perusahaan terus berupaya meningkatkan porsi penggunaan RDF dan telah menyiapkan perencanaan yang matang untuk seluruh pabrik semen miliknya.

Ekosistem Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik

Donny menambahkan, kolaborasi dengan Resinergi diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. “SIG berkomitmen untuk menjadi offtaker RDF yang bertanggung jawab, dengan memastikan bahwa semua proses pengelolaan sampah dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik,” tegasnya.

Senada dengan Donny, Direktur Utama Resinergi, Bhima Aries Diyanto, menyambut positif kerjasama ini. Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan pengelolaan sampah dan perusahaan semen merupakan langkah maju dalam pemanfaatan sampah secara optimal. “Kami berharap kerjasama ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan,” kata Bhima.

Potensi Besar RDF untuk Masa Depan

Pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif memiliki potensi yang sangat besar untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, RDF juga dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan demikian, RDF tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Sumber : Antara