Energi HijauIsu Terkini

Era Nuklir Turki Dimulai: PLTN Akkuyu Siap Beroperasi di 2025

293
×

Era Nuklir Turki Dimulai: PLTN Akkuyu Siap Beroperasi di 2025

Sebarkan artikel ini
Pembangkit listrik tenaga nuklir yang sedang dibangun di Akkuyu, Turki.

Ankara, KabarHijau.com – Impian Turki untuk memanfaatkan energi nuklir akhirnya mulai terwujud. Pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu, salah satu investasi energi terbesar negara tersebut, dijadwalkan mulai beroperasi sebagian pada tahun 2025.

Terletak di Provinsi Mersin, pembangunan pembangkit listrik ini dimulai pada tahun 2018. Setelah rampung, Akkuyu akan memiliki empat reaktor dengan kapasitas total 4.800 megawatt (MW). Diperkirakan pembangkit ini mampu memenuhi 10 persen kebutuhan listrik Turkiye dan mengurangi emisi CO2 sebesar 18 juta ton per tahun.

Pada akhir Desember 2024, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki, Alparslan Bayraktar, kepada wartawan mengatakan bahwa pembangkit listrik ini akan mulai menghasilkan listrik pada reaktor pertamanya di tahun 2025 dan ditargetkan semua reaktor beroperasi pada tahun 2028.

Turki diketahui telah melampaui Jerman sebagai produsen listrik tenaga batu bara terbesar di Eropa pada tahun 2024. Untuk memenuhi permintaan listrik negara yang terus meningkat, yang diproyeksikan tumbuh 4 persen per tahun hingga pertengahan abad ini, pemerintah Turki beralih ke energi nuklir sebagai bagian dari strategi energi bersih yang lebih luas dan upaya untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2053.

Negara ini tengah melakukan investasi signifikan dalam energi terbarukan untuk mencapai tujuan akhir swasembada energi. Turki berencana mengalokasikan dana sebesar 100 miliar dolar AS hingga tahun 2035. Mereka juga berupaya meningkatkan kapasitas angin dan matahari empat kali lipat, mencapai 120.000 MW pada tahun 2035.

Selain itu, Turki berencana untuk melipatgandakan kapasitas interkoneksinya dengan Uni Eropa, menargetkan 77 persen produksi listriknya berasal dari sumber domestik dan terbarukan pada tahun 2035.

Untuk mengadopsi energi nuklir, pemerintah Turki berencana membangun setidaknya dua pembangkit listrik tenaga nuklir lagi pada tahun 2050, satu di wilayah Thrace dan lainnya di provinsi Sinop, Laut Hitam.

Sumber anonim kepada Xinhua mengatakan bahwa reaktor modular kecil tambahan dengan output gabungan 5.000 MW juga sedang direncanakan untuk lebih diversifikasi bauran energi negara. Keputusan final kemungkinan akan diumumkan tahun ini.

“Negosiasi sedang dilakukan dengan Rusia dan Korea Selatan terkait proyek-proyek ini,” kata mereka.

“Pengoperasian reaktor pertama Akkuyu pada tahun 2025 akan menjadi tonggak penting dalam ambisi energi Turki,” kata salah satu sumber tersebut.

“Pembangkit listrik Akkuyu tidak hanya mewakili pergeseran ke arah diversifikasi energi tetapi juga langkah untuk mengurangi ketergantungan Turki pada bahan bakar intensif karbon,” Murat LeCompte, seorang pakar energi yang berbasis di Istanbul, kepada Xinhua baru-baru ini.

“Energi nuklir praktis dan efektif karena jumlah energi yang disediakannya tidak dapat dibandingkan dengan sumber lain seperti batu bara,” tambahnya.

Sumber : Xinhua**