Sains

Studi: Enhanced Weathering Berpotensi Kurangi Emisi Karbon di Sektor Pertanian AS

287
×

Studi: Enhanced Weathering Berpotensi Kurangi Emisi Karbon di Sektor Pertanian AS

Sebarkan artikel ini
Pola spasial tingkat CDR tahunan bersih per hektar pada tahun 2040–2050 dan tahun 2060–2070. Photo: Penulis Penelitian

KabarHijau.com – Sebuah studi terbaru dari Leverhulme Center for Climate Change Mitigation, Universitas Sheffield, menunjukkan bahwa penerapan enhanced weathering (pelapukan batuan yang dipercepat) dapat menjadi solusi signifikan dalam mengurangi emisi karbon di sektor pertanian Amerika Serikat (AS).

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature ini mengungkap bahwa penggunaan batuan basal yang dihancurkan dan disebarkan di lahan pertanian AS berpotensi menyerap antara 160 hingga 300 juta metrik ton CO₂ per tahun pada 2050, dengan peningkatan kapasitas hingga 250 hingga 490 juta ton CO₂ pada 2070.

Pendekatan ini diklaim mampu berkontribusi 16%–30% terhadap target net-zero AS pada 2050. Selain itu, enhanced weathering juga memiliki manfaat tambahan, seperti mengurangi polusi udara, menyaring zat berbahaya seperti ozon dan partikel halus, serta meningkatkan kesehatan tanah yang berpotensi meningkatkan hasil panen dan mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis.

Studi ini juga menganalisis potensi penerapan enhanced weathering di berbagai wilayah AS, dengan mempertimbangkan jarak lahan pertanian dari sumber batuan basal dan waktu penerapannya. Dari hasil penelitian, wilayah Corn Belt di Midwest AS diidentifikasi sebagai lokasi ideal karena luasnya area pertanian, infrastruktur yang sudah tersedia, serta karakteristik tanah yang asam yang cocok untuk metode ini.

Meskipun teknologi ini dianggap sebagai solusi penghilangan karbon yang murah dan memanfaatkan infrastruktur pertanian yang sudah ada, para peneliti menekankan bahwa penerapannya dalam skala besar dapat memakan waktu beberapa dekade. Keberhasilan integrasi enhanced weathering di sektor pertanian AS akan sangat bergantung pada dukungan kebijakan nasional, keterlibatan komunitas lokal, dan partisipasi aktif para petani.

Para peneliti juga mengingatkan bahwa ekspansi teknologi ini harus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat setempat, serta didukung oleh sistem pemantauan, pelaporan, dan verifikasi (MRV) yang ketat untuk memastikan keamanan lingkungan.

Sebagai langkah mitigasi perubahan iklim, enhanced weathering menawarkan prospek menjanjikan bagi sektor pertanian dalam upaya mencapai keberlanjutan dan mengurangi jejak karbon secara signifikan.