KabarHijau.com – Amerika Serikat diprediksi akan kehilangan hingga 15 juta hektare hutan akibat pembangunan hingga tahun 2060. Salah satu cara untuk menjaga kelestarian hutan adalah memberikan insentif finansial kepada pemilik lahan melalui pasar karbon.
Menjaga Hutan, Mendapatkan Manfaat Finansial
Paul dan Laura Martin, pasangan suami istri di Wisconsin, telah mendedikasikan sebagian besar tanah mereka untuk konservasi. Mereka membeli lahan seluas 86 hektare yang terdiri dari beragam jenis pohon, perbukitan kecil, rawa gambut, dan dua danau kecil yang dalam.
Dua tahun terakhir, sekitar separuh dari lahan mereka terdaftar dalam Family Forest Carbon Program, sebuah program yang menghitung jumlah karbon yang tersimpan di pohon, lalu menjual kredit karbon kepada perusahaan yang ingin mengimbangi emisi mereka.
“Saya melihat iklannya di Facebook dan merasa program ini selaras dengan tujuan kami,” ujar Martin. “Kami ingin hutan tetap lestari, dan ini memberi insentif finansial bagi kami.”
Dengan mengikuti program ini, mereka menerima sekitar $200 per hektare yang dibayarkan selama 20 tahun. Hasilnya cukup untuk menutupi sekitar sepertiga dari pajak properti mereka.
Pasar Karbon yang Terus Berkembang
Pasar karbon sukarela sedang mengalami pertumbuhan pesat. Pada 2021, nilainya sekitar $2 miliar, dan diperkirakan bisa mencapai $40 miliar dalam lima tahun ke depan.
Secara tradisional, kredit karbon dari hutan hanya terbuka bagi korporasi atau pemerintah yang memiliki ribuan hektare lahan. Namun, program seperti Family Forest Carbon Program membuka peluang bagi pemilik lahan kecil, termasuk yang hanya memiliki 30 hektare hutan.
Menurut Ethan Ragan, Outreach Forester dari program ini, mereka berupaya meningkatkan kemampuan hutan dalam menyerap karbon dengan mendorong pemilik lahan untuk tidak menebang pohon selama 20 tahun serta melakukan perbaikan ekologi.
“Kami ingin memastikan bahwa pemilik lahan memiliki alat untuk melestarikan hutan mereka dan mendapatkan manfaat finansial dari upaya ini,” kata Ragan.
Dukungan dan Tantangan Pasar Karbon
Meskipun pasar karbon menawarkan manfaat bagi pemilik lahan dan perusahaan, kritik tetap muncul. Salah satu kekhawatiran utama adalah perusahaan dapat membeli kredit karbon tanpa benar-benar mengurangi emisi mereka.
Menurut Dr. Sawssan Boufous dari New Mexico State University, meski kritik ini valid, pasar karbon tetap menjadi solusi yang menguntungkan bagi pemilik lahan dan upaya mitigasi perubahan iklim.
“Kita harus melihatnya sebagai strategi win-win. Perusahaan bisa mencapai target emisi mereka, sementara pemilik lahan mendapatkan insentif untuk menjaga hutan tetap lestari,” ujarnya.
Dalam konteks lebih luas, menjaga hutan sangat penting untuk mencegah hilangnya jutaan hektare lahan akibat pembangunan. Menurut Dinas Kehutanan AS, jika konservasi tidak diperkuat, Amerika Serikat bisa kehilangan 15 juta hektare hutan hingga 2060.
Peran Komunitas Adat dalam Pasar Karbon
Selain pemilik lahan individu, komunitas adat juga mulai terlibat dalam pasar karbon. National Indian Carbon Coalition (NICC) bekerja sama dengan berbagai suku di Amerika untuk memastikan mereka mendapatkan manfaat dari program kredit karbon.
Direktur NICC, Bryan Van Stippen, menyatakan bahwa banyak komunitas adat ingin mengurangi ketergantungan pada industri penebangan kayu komersial. Kredit karbon menjadi alternatif yang memungkinkan mereka tetap mendapatkan pendapatan tanpa harus menebang pohon secara besar-besaran.
Namun, NICC juga memastikan bahwa kredit karbon yang mereka hasilkan hanya dijual kepada perusahaan yang mereka setujui, biasanya dengan menolak industri bahan bakar fosil dan keuangan yang mendukungnya.
Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar
Paul Martin percaya bahwa langkah ini hanyalah permulaan.
“Saya merasa ini belum cukup,” katanya. “Tapi ini adalah langkah kecil yang penting.”
Di tengah perubahan iklim yang semakin nyata, inisiatif seperti pasar karbon memberikan harapan bahwa pemilik lahan kecil pun bisa berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim, sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi.
Sumber: tspr.org










