Ekonomi Hijau

Uni Eropa Gelontorkan 422 Juta Euro untuk Infrastruktur Bahan Bakar Alternatif

409
×

Uni Eropa Gelontorkan 422 Juta Euro untuk Infrastruktur Bahan Bakar Alternatif

Sebarkan artikel ini
Photo: Wikipedia

Brussels, KabarHijau.com – Komisi Eropa mengumumkan alokasi dana sebesar €422 juta (sekitar USD$439 juta) untuk mendukung 39 proyek infrastruktur bahan bakar alternatif di seluruh Eropa. Pendanaan ini bertujuan mempercepat transisi ke transportasi yang lebih bersih serta mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.

Proyek-proyek terpilih akan berfokus pada pemasangan stasiun pengisian daya listrik publik untuk kendaraan ringan dan berat, pengembangan stasiun pengisian hidrogen, serta pembangunan fasilitas tenaga darat di pelabuhan. Selain itu, pendanaan juga akan digunakan untuk elektrifikasi bandara dan pengembangan infrastruktur bahan bakar alternatif bagi sektor maritim, seperti amonia dan metanol.

Dukungan dari Skema AFIF

Investasi ini berasal dari Alternative Fuels Infrastructure Facility (AFIF), sebuah instrumen pendanaan Uni Eropa yang mendukung pengembangan infrastruktur bahan bakar alternatif. Pendanaan ini juga merupakan bagian dari program Trans-European Transport Network (TEN-T), yang bertujuan mendekarbonisasi sistem transportasi di kawasan tersebut.

Dana AFIF sejalan dengan regulasi Uni Eropa terkait pengembangan infrastruktur bahan bakar alternatif (Alternative Fuels Infrastructure Regulation – AFIR), yang mengamanatkan peningkatan signifikan jumlah stasiun pengisian daya listrik dan pengisian hidrogen di jaringan transportasi utama Eropa. Langkah ini bertujuan mengatasi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan infrastruktur pengisian bahan bakar bagi kendaraan tanpa emisi.

Dampak Proyek

Komisi Eropa mengungkapkan bahwa 39 proyek ini akan mendukung pembangunan sekitar 2.500 titik pengisian daya untuk kendaraan ringan dan 2.400 titik pengisian daya untuk kendaraan berat di sepanjang jaringan TEN-T. Selain itu, akan dibangun 35 stasiun pengisian hidrogen untuk mobil, truk, dan bus. Pendanaan ini juga akan mendukung elektrifikasi layanan penanganan darat di 8 bandara, pengembangan 9 pelabuhan ramah lingkungan, serta pembangunan 2 fasilitas bunkering untuk bahan bakar amonia dan metanol.

Apostolos Tzitzikostas, Komisaris Transportasi Berkelanjutan dan Pariwisata Uni Eropa, menegaskan bahwa investasi ini akan mempercepat penyebaran infrastruktur pengisian daya dan bahan bakar alternatif di Eropa.

“Ke-39 proyek yang kami dukung hari ini akan mempercepat penyebaran infrastruktur pengisian daya dan pengisian bahan bakar yang sangat penting bagi armada kendaraan tanpa emisi yang terus berkembang. Bersama-sama, proyek-proyek ini akan menambahkan hampir 5.000 titik pengisian daya baru, termasuk 626 mega-watt chargers, membantu warga Eropa beralih ke kendaraan tanpa emisi dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih,” ujar Tzitzikostas, seperti dikutip ESG Today.

Pendanaan ini diharapkan dapat mempercepat peralihan ke kendaraan listrik dan berbahan bakar alternatif, serta menjadikan sistem transportasi Eropa lebih ramah lingkungan di masa depan.