Isu Terkini

Uni Eropa Investasikan $1,2 Miliar dalam Infrastruktur Energi Lintas Batas

342
×

Uni Eropa Investasikan $1,2 Miliar dalam Infrastruktur Energi Lintas Batas

Sebarkan artikel ini
Photo: PXhere

KabarHijau.com – Uni Eropa (UE) semakin memperkuat komitmennya terhadap pasar energi yang terintegrasi dengan mengalokasikan lebih dari €1,2 miliar (~$1,23 miliar) untuk proyek infrastruktur energi lintas batas. Pendanaan ini disalurkan melalui program Connecting Europe Facility (CEF) dan akan mendukung 41 proyek infrastruktur energi yang masuk dalam kategori Projects of Common Interest (PCI) atau Projects of Mutual Interest (PMI) di bawah kerangka kerja Trans-European Networks for Energy (TEN-E).

Pendanaan ini merupakan yang terbesar dalam program CEF Energy saat ini, baik dari segi jumlah aplikasi proyek maupun total bantuan keuangan yang diberikan. Selain itu, pendanaan ini juga menjadi implementasi awal dari regulasi TEN-E yang diperbarui, yang kini mencakup proyek-proyek hidrogen dan jaringan listrik lepas pantai.

Pengembangan infrastruktur ini berperan penting dalam mencapai target UE untuk membangun pasar energi yang terintegrasi serta sektor energi yang terdekarbonisasi. Dari total dana yang dialokasikan, sekitar €750 juta akan digunakan untuk delapan proyek jaringan listrik, termasuk proyek inovatif di bidang jaringan listrik lepas pantai dan smart grid.

Sebagian besar pendanaan akan digunakan untuk tahap studi, dengan 36 proyek menerima hibah untuk penelitian, sementara lima proyek akan didanai untuk pembangunan fisik. Hibah terbesar, senilai €645 juta, dialokasikan untuk proyek Bornholm Energy Island, yang diharapkan menjadi pusat energi hijau bagi kawasan Eropa.

Dan Jørgensen, Komisaris Energi dan Perumahan UE, menyatakan:

“Setelah selesai, proyek-proyek ini akan mempercepat upaya kita dalam mendekarbonisasi ekonomi dan masyarakat, mengintegrasikan pasar energi, serta menjaga daya saing industri kita.”

Investasi besar ini menegaskan bahwa Uni Eropa terus berupaya memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendorong transisi menuju energi bersih secara berkelanjutan.

Sumber: Carbon Herald