Inovasi Hijau

Equitable Earth Luncurkan Modul Penetapan Baseline: Standar Baru Presisi dan Transparansi untuk Proyek REDD+

153
×

Equitable Earth Luncurkan Modul Penetapan Baseline: Standar Baru Presisi dan Transparansi untuk Proyek REDD+

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Hutan Hujan Tropis. (Photo: iStock)

KabarHijau.com – Equitable Earth telah resmi menerbitkan Baseline Setting Module (Modul Penetapan Baseline) sebagai bagian dari Metodologi Konservasi Hutan Terestrial (M002). Langkah ini digadang-gadang akan membawa tingkat presisi, kecepatan, dan skalabilitas baru dalam upaya pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+).

Modul yang baru dirilis ini merupakan komponen vital dari kriteria M002—sebuah metodologi konservasi hutan generasi terbaru yang dirancang khusus untuk Avoiding Unplanned Deforestation and Degradation (AUDD). Kehadiran modul ini menawarkan pendekatan inovatif dalam mengukur deforestasi dan degradasi bagi para pengembang proyek karbon.

Mengatasi Konflik Kepentingan dengan Proses Terpusat

Salah satu terobosan terbesar dari modul ini adalah standarisasi proses teknis. Equitable Earth kini mengelola seluruh akuntansi karbon dan pemodelan risiko secara internal (in-house).

Pendekatan sentralisasi ini bertujuan untuk:

  • Menghilangkan konflik kepentingan yang sering menjadi isu dalam proyek karbon.
  • Menurunkan ketidakpastian data secara signifikan.
  • Mendukung konsistensi di seluruh proyek yang menggunakan standar ini.

Teknologi Machine Learning dan Citra Satelit

Modul Penetapan Baseline Equitable Earth tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi didukung oleh kecerdasan buatan (machine learning). Sistem ini mampu memprediksi perubahan Above-Ground Biomass (AGB) atau biomassa di atas permukaan tanah untuk setiap piksel di seluruh yurisdiksi.

Teknologi ini memanfaatkan kombinasi alat canggih, termasuk citra satelit, dataset biomassa global, dan analitik komprehensif untuk menghasilkan data yang akurat.

Pembaruan Data Real-Time dan Deteksi Degradasi

Dalam upaya menjaga relevansi dengan data ilmiah terkini, peta risiko (risk maps) akan diperbarui setiap tahun. Artinya, tidak ada proyek yang akan diluncurkan dengan peta risiko yang usianya lebih dari satu tahun. Selain itu, baseline proyek akan dievaluasi ulang setiap lima tahun sekali.

Keunggulan lain dari modul ini adalah kemampuannya mendeteksi degradasi hutan—bukan hanya deforestasi total. Dengan penginderaan jauh (remote sensing) yang canggih, dinamika karbon dapat dilacak secara mendetail. Hal ini sangat krusial, terutama di wilayah yurisdiksi di mana degradasi hutan (penurunan kualitas hutan secara bertahap) menjadi penyebab utama hilangnya tutupan hutan, namun sering kali luput dari pemantauan konvensional.

Meningkatkan Kepercayaan Pasar Karbon

Bagi pengembang proyek dan auditor, modul ini memberikan kepastian yang lebih besar. Setiap peta risiko akan mencakup metrik yang mengukur akurasi, keandalan, dan tingkat ketidakpastian.

Publikasi Modul Penetapan Baseline ini menandai babak baru bagi proyek REDD+, membuka jalan bagi pengembang dan masyarakat adat untuk membiayai upaya konservasi hutan dengan data yang lebih kredibel dan transparan.

Pada awal tahun 2026, Equitable Earth (sebelumnya dikenal sebagai ERS) akan mengadakan webinar teknis publik. Webinar ini ditujukan bagi pengembang dan pemangku kepentingan untuk mempelajari lebih lanjut tentang Modul Penetapan Baseline dan peta risiko, serta mendapatkan dukungan terkait aplikasi praktisnya.

Saat ini, Modul Penetapan Baseline dan seluruh dokumentasi pendukungnya telah tersedia dan dapat diunduh melalui situs web resmi Equitable Earth.