Ekonomi Hijau

Saipem Kantongi Proyek Carbon Capture Senilai Lebih dari USD 2,3 Miliar

308
×

Saipem Kantongi Proyek Carbon Capture Senilai Lebih dari USD 2,3 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kasawari CCUS project
Proyek Kasawari CCUS di Sarawak, yang akan menjadi yang terbesar di dunia, adalah salah satu dari tiga inisiatif penangkapan karbon yang diharapkan oleh Petronas dapat membantunya mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Photo: Red Ivory / Shutterstock

KabarHijau.com – Raksasa rekayasa dan konstruksi asal Italia, Saipem, mengumumkan bahwa lebih dari €2 miliar (sekitar USD 2,3 miliar) dari total kontrak yang sedang dikerjakan perusahaan terkait dengan proyek Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Angka ini menegaskan peran Saipem yang kian kuat dalam mendukung transisi energi global.

CEO Saipem, Alessandro Puliti, menyampaikan capaian tersebut saat memaparkan laporan keuangan kuartal II dan paruh pertama 2025. Ia menegaskan bahwa CCUS menjadi salah satu pilar strategis dalam portofolio rendah karbon perusahaan.

“Target kami adalah 30% dari backlog secara keseluruhan berasal dari inisiatif rendah karbon dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Puliti, seraya menekankan meningkatnya permintaan teknologi pengurangan emisi di sektor energi.

Backlog Menguat, Prospek Finansial Stabil

Hingga akhir Juni 2025, backlog konsolidasi Saipem mencapai €31 miliar (USD 36,3 miliar), yang menurut perusahaan sudah mengamankan sebagian besar pendapatan untuk 2025 dan 2026. Hal ini memberikan kepastian finansial di tengah volatilitas pasar energi.

Pertumbuhan backlog didorong oleh dua faktor utama:

  1. Meningkatnya investasi pada proyek dekarbonisasi, khususnya CCUS.
  2. Pemulihan sektor hulu migas, seiring naiknya permintaan energi global dan maraknya kembali eksplorasi.

Dalam paruh pertama 2025, Saipem mencatat perolehan kontrak baru senilai €4,3 miliar (USD 5 miliar). Porsi signifikan di antaranya berasal dari proyek CCUS, yang dipandang akan berkembang pesat dalam dekade mendatang.

Saipem Bidik Peran Strategis di Era Transisi Energi

Dengan menempatkan CCUS sebagai bagian inti strategi bisnis, Saipem berambisi menjadi kontraktor EPC (Engineering, Procurement, and Construction) utama, tidak hanya di sektor energi konvensional, tetapi juga dalam pembangunan ekosistem energi rendah karbon.

Langkah ini dinilai sejalan dengan dorongan global untuk mencapai target net zero sekaligus menjaga ketahanan energi di tengah transisi.