Sydney, KabarHijau.com — Clean Energy Finance Corporation (CEFC) bersama grup investasi global La Caisse resmi meluncurkan Meldora, sebuah platform pertanian dan karbon senilai A$250 juta (sekitar US$165 juta) di Australia. Raksasa pertambangan Rio Tinto dikonfirmasi menjadi pembeli awal (foundation offtaker) dari Australian Carbon Credit Units (ACCUs) yang dihasilkan proyek ini.
Platform baru tersebut dikelola oleh Gunn Agri Partners (GAP) dan memadukan praktik pertanian berkelanjutan dengan penanaman lingkungan berskala besar yang diakreditasi di bawah skema ACCU.
Dalam komitmen pendanaan, La Caisse menyuntikkan modal sebesar A$200 juta, sementara CEFC berkontribusi A$50 juta. Investasi pertama Meldora berlokasi di sebuah lahan pertanian seluas 15.000 hektare di Central Queensland, mencakup area tanaman pangan luas (broadacre) serta lahan irigasi.
Pertanian dan Karbon dalam Satu Lahan
Meldora menargetkan menghasilkan kredit karbon berkualitas tinggi dengan memulihkan vegetasi asli yang akan dipelihara selama 25 hingga 100 tahun. Upaya ini diharapkan tidak hanya menyerap karbon secara berkelanjutan, tetapi juga meningkatkan keanekaragaman hayati.
Selain manfaat lingkungan, platform ini tetap memproduksi komoditas pertanian, sehingga menciptakan aliran pendapatan ganda: dari hasil tani dan penjualan kredit karbon.
Emmanuel Jaclot, Wakil Presiden Eksekutif La Caisse sekaligus Kepala Infrastruktur dan Keberlanjutan, menegaskan bahwa kemitraan ini mencerminkan keyakinan terhadap kemampuan Meldora untuk berkembang. “Bermitra kembali dengan CEFC dan GAP – serta dengan Rio Tinto sebagai pembeli awal – memperkuat keyakinan kami bahwa platform ini bisa berkembang. Ini sejalan dengan komitmen La Caisse terhadap pemanfaatan lahan berkelanjutan dan ambisi net zero kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Natural Capital CEFC, Heechung Sung, menyebut inisiatif ini sebagai investasi jangka panjang pada alam dan strategi berbasis lahan di sektor pertanian Australia. Ia menambahkan, keterlibatan Rio Tinto sejak awal menandakan meningkatnya permintaan terhadap kredit karbon “berintegritas tinggi.”
Bradley Wheaton, Direktur Pelaksana Bersama Gunn Agri Partners, menilai skala proyek dan model diversifikasi ini akan menjadi acuan baru dalam dunia pertanian. “Integrasi pendapatan karbon dengan produksi pangan berkelanjutan dan pemulihan ekosistem mendefinisikan ulang masa depan pertanian,” katanya.
Dengan kehadiran pemain besar seperti Rio Tinto, platform Meldora diharapkan dapat memperkuat transisi Australia menuju ekonomi rendah karbon sekaligus menjaga ketahanan pangan.










