Isu Terkini

Pemerintahan Prabowo Bentuk Satgas TEH untuk Percepatan Transisi Energi dan Ekonomi Hijau

402
×

Pemerintahan Prabowo Bentuk Satgas TEH untuk Percepatan Transisi Energi dan Ekonomi Hijau

Sebarkan artikel ini
Gambar Reuters

Jakarta, KabarHijau.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas Transisi Energi dan Ekonomi Hijau (Satgas TEH). Pembentukan Satgas TEH ini diatur dalam Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 141 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 17 Maret 2025.

Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Satgas TEH bertugas menyusun usulan kegiatan strategis, program, target waktu, serta indikator kinerja dalam pengembangan kebijakan transisi energi dan ekonomi hijau. Selain itu, satgas ini juga bertanggung jawab dalam memberikan rekomendasi percepatan pelaksanaan transisi energi, mengoordinasikan berbagai upaya percepatan, serta memberikan arahan kepada kelompok kerja dan institusi yang terlibat.

Adapun struktur organisasi Satgas TEH terdiri dari pengarah, pelaksana, kelompok kerja, dan pengawas. Pengarah bertugas memberikan arahan dan pertimbangan dalam menentukan strategi, program, serta indikator kinerja pelaksanaan percepatan transisi energi dan ekonomi hijau. Selain itu, pengarah juga bertanggung jawab dalam pemantauan dan evaluasi implementasi program berdasarkan target yang telah ditetapkan.

Pengarah Satgas TEH diketuai oleh Menko Ekonomi Airlangga Hartarto, dengan Wakil Ketua Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. Anggota pengarah terdiri dari beberapa menteri terkait, di antaranya Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, serta sejumlah menteri lain yang terkait dengan sektor energi dan lingkungan.

Sementara itu, posisi Sekretaris Pengarah diemban oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dengan struktur ini, Satgas TEH diharapkan dapat mempercepat implementasi transisi energi dan ekonomi hijau di Indonesia guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan pencapaian target nasional dalam bidang energi bersih serta pengurangan emisi karbon.