Isu Terkini

Kanada Hapus Pajak Karbon Konsumen Mulai 1 April 2025

238
×

Kanada Hapus Pajak Karbon Konsumen Mulai 1 April 2025

Sebarkan artikel ini
Photo: vlad_star/Depositphotos.com

Ottawa, KabarHijau.com – Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menandatangani peraturan resmi (order-in-council) pada Jumat (14/3/2025) untuk mengakhiri pungutan pajak karbon konsumen pada 1 April 2025. Kebijakan ini akan membatalkan kenaikan harga karbon yang sebelumnya direncanakan naik sebesar CAD 15 menjadi CAD 95 per ton emisi gas rumah kaca.

Peraturan yang berjudul “Eliminating the Consumer Carbon Price” tersebut menyatakan bahwa pungutan bahan bakar akan dihapus mulai 1 April 2025, dan Rebate Karbon Kanada untuk April 2025 akan tetap diberikan kepada rumah tangga yang berada di provinsi dan teritori yang menerapkan sistem harga karbon federal. Rebate tersebut dijadwalkan akan diberikan pada 15 April.

Dengan dihapuskannya pungutan ini, harga bensin diperkirakan turun sebesar 17,6 sen per liter, sementara harga gas alam akan berkurang lebih dari 15 sen per meter kubik.

Reaksi dari Berbagai Pihak

Perdana Menteri Saskatchewan, Scott Moe, belum memberikan tanggapan terkait kebijakan ini, tetapi sebelumnya ia telah mendesak pemerintah federal untuk menghapus pajak karbon, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut meningkatkan biaya hidup dan merugikan bisnis.

Pada 2021, Moe dan Partai Saskatchewan sempat menggugat kebijakan pajak karbon ke Mahkamah Agung Kanada, namun kalah dalam putusan yang menyatakan bahwa pajak tersebut konstitusional. Tahun lalu, Saskatchewan juga berhenti membayar pajak karbon kepada Ottawa atas konsumsi gas alam, setelah pemerintah federal yang saat itu dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Justin Trudeau memberikan pengecualian pajak karbon untuk minyak pemanas rumah tangga.

Sementara itu, pemimpin oposisi NDP, Carla Beck, menyambut baik keputusan ini dan menyatakan dalam pernyataan tertulisnya: “Akhirnya.”

Tanggapan Alberta dan Pajak Karbon Industri

Meskipun telah lama menentang pajak karbon konsumen, Perdana Menteri Alberta, Danielle Smith, menilai bahwa tantangan utama sekarang adalah kebijakan pajak karbon untuk industri.

“Setiap kali saya mendengar Perdana Menteri yang baru berbicara, dia mengatakan bahwa harga karbon untuk industri belum cukup tinggi,” ujar Smith dalam konferensi pers di Calgary pada Jumat (14/3/2025).

Smith menekankan bahwa penghapusan pajak karbon konsumen tidak akan berdampak positif bagi Alberta jika pajak karbon industri malah dinaikkan secara signifikan. Ia juga menuntut pemilu segera diadakan untuk mendapatkan kejelasan terkait rencana kebijakan karbon industri yang dijanjikan Carney selama kampanye kepemimpinannya.

Alberta telah menerapkan pajak karbon industri sendiri selama lebih dari satu dekade, dan Smith mempertanyakan apakah peningkatan pajak federal akan menambah beban terhadap kebijakan provinsi yang sudah ada.

Sejak lama, Smith dan pendahulunya, Jason Kenney, menyalahkan kebijakan pajak karbon federal atas meningkatnya biaya hidup di Kanada, terutama di Alberta. Pada 2019, saat Kenney menjabat sebagai Perdana Menteri Alberta, provinsi tersebut menggugat kebijakan pajak karbon ke pengadilan dengan tujuan agar dinyatakan inkonstitusional, tetapi gugatan tersebut kalah di Mahkamah Agung pada 2021.

Tahun lalu, pemerintah Smith kembali membawa kebijakan pajak karbon ke pengadilan, kali ini menentang pengecualian pajak karbon bagi pengguna minyak pemanas rumah tangga yang sebagian besar berada di provinsi Atlantik Kanada.

Smith juga sebelumnya mendesak pemerintah federal untuk memberikan pengecualian pajak karbon bagi petani yang menggunakan propana untuk mengeringkan hasil panen dan gas alam untuk pemanas kandang.

Dengan berakhirnya pajak karbon konsumen, fokus kini beralih ke bagaimana pemerintahan baru di bawah Carney akan mengatur harga karbon untuk industri, yang berpotensi mempengaruhi sektor energi dan bisnis di Kanada secara keseluruhan.

Sumber: Canadian Press