Energi Hijau

Ilmuwan China Capai Terobosan Besar dalam Sel Surya Perovskite

284
×

Ilmuwan China Capai Terobosan Besar dalam Sel Surya Perovskite

Sebarkan artikel ini

Shanghai, KabarHijau.com – Ilmuwan China telah mencapai kemajuan besar dalam pengembangan sel surya perovskite, yang berpotensi membuka jalan bagi penerapan industri secara luas.

Sel surya perovskite merupakan teknologi fotovoltaik generasi terbaru yang dapat menghasilkan listrik seperti sel surya berbasis silikon konvensional. Namun, teknologi ini memiliki keunggulan unik, seperti ketebalan yang sangat tipis, fleksibilitas tinggi, serta bobot yang ringan. Hal ini memungkinkan integrasi sel surya ke berbagai permukaan tidak konvensional, seperti pakaian dan jendela. Meski begitu, ketidakstabilan sel perovskite masih menjadi kendala utama dalam komersialisasinya.

Tim peneliti dari East China University of Science and Technology di Shanghai berhasil mengidentifikasi mekanisme utama yang menyebabkan ketidakstabilan tersebut. Mereka telah mengembangkan perangkat sel surya perovskite inovatif yang mampu beroperasi selama 3.670 jam, sebuah rekor baru dalam ketahanan sel surya perovskite. Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Science.

Untuk mengatasi masalah stabilitas, para peneliti memperkenalkan solusi inovatif dengan membungkus material perovskite dalam “lapisan pelindung” berbahan graphene-polimer. Material keras dan tahan lama ini secara signifikan meningkatkan umur dan ketahanan sel surya.

Selain itu, tim peneliti juga mengungkapkan bahwa mereka telah memulai uji coba kolaboratif dengan mitra industri. Jika berhasil diproduksi secara massal, teknologi ini berpotensi merevolusi sektor energi dengan menghadirkan inovasi pemanfaatan energi surya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terobosan ini, masa depan energi terbarukan semakin menjanjikan, membuka peluang untuk solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Sumber : Xinhua