Shanghai, KabarHijau.com – Pabrik penyimpanan energi Tesla yang berlokasi di Kawasan Khusus Lin-gang, Shanghai, resmi memulai operasinya pada Selasa (13/2). Produksi unit pertama Megapack telah dimulai dari jalur perakitan pabrik tersebut.
Megapack merupakan sistem baterai canggih yang dirancang untuk proyek energi berskala besar. Setiap unit Megapack mampu menyimpan lebih dari 3.900 kilowatt-jam listrik, yang cukup untuk menopang perjalanan sejauh 39.000 kilometer bagi Tesla Model 3 versi penggerak roda belakang.
Proyek penyimpanan energi terbaru Tesla ini menempati lahan seluas 200.000 meter persegi dengan total investasi sebesar 1,45 miliar yuan (setara dengan 200 juta dolar AS). Pabrik ini dijadwalkan untuk memproduksi hingga 10.000 unit Megapack setiap tahunnya.
Gigafactory Baterai Tesla di Shanghai Resmi Produksi
Sebagai gigafactory penyimpanan energi pertama Tesla di luar Amerika Serikat, pabrik baru di Lin-gang ini hanya memerlukan waktu sembilan bulan dari peletakan batu pertama pada Mei 2024 hingga mulai beroperasi secara resmi. Proses pembangunan ini bahkan lebih cepat tiga bulan dibandingkan dengan gigafactory kendaraan listrik (EV) Tesla di Lin-gang, yang mulai beroperasi pada Januari 2020 dengan produksi mobil pertamanya.
Gigafactory Tesla untuk produksi EV di Lin-gang merupakan pabrik pertama yang dibangun perusahaan asal AS tersebut di luar negeri. Pabrik ini juga menjadi proyek manufaktur dengan investasi asing terbesar di Shanghai, dengan total investasi mencapai 50 miliar yuan.
Dengan beroperasinya pabrik penyimpanan energi baru ini, Tesla semakin memperkuat posisinya dalam industri energi terbarukan dan mendukung transisi menuju sistem kelistrikan yang lebih berkelanjutan.




