KabarHijau.com – Sebuah studi terbaru yang diterbitkan oleh Isometric bersama Coalition for Negative Emissions mengungkapkan bahwa fasilitas waste-to-energy (WTE) yang dilengkapi dengan teknologi carbon capture and storage (CCS) berpotensi menjadi sumber kredit penghapusan karbon yang signifikan di Inggris.
Penelitian ini melibatkan panel ahli dari perusahaan pengelolaan limbah dan energi terkemuka, serta pengamat dari UK Department for Energy, Security and Net Zero. Studi ini menyoroti bagaimana pendekatan tersebut dapat memberikan kontribusi besar terhadap penghapusan karbon secara berkelanjutan.
Potensi Waste-to-Energy dalam Penghapusan Karbon
Fasilitas WTE bekerja dengan membakar sampah non-daur ulang untuk menghasilkan listrik dan panas. Dengan integrasi teknologi CCS, emisi karbon dioksida (CO₂) yang dihasilkan dari proses ini dapat ditangkap dan disimpan secara permanen, mengurangi jumlah CO₂ yang dilepaskan ke atmosfer.
Salah satu keunggulan utama dari metode ini adalah penangkapan karbon dioksida biogenik, yang secara alami akan terlepas ke udara melalui proses dekomposisi jika tidak ditangkap. Dengan banyaknya fasilitas WTE yang telah beroperasi di Inggris, pendekatan ini menawarkan peluang besar untuk memperluas upaya penghapusan karbon.
Tantangan dan Regulasi dalam Implementasi CCS di Fasilitas WTE
Laporan Isometric juga membahas berbagai tantangan dalam menciptakan kredit penghapusan karbon berkualitas tinggi dari fasilitas WTE yang dilengkapi CCS. Beberapa tantangan utama meliputi:
- Pengukuran CO₂ yang tersimpan dalam sistem transportasi dan penyimpanan bersama, yang menyulitkan metode pengukuran konvensional.
- Penetapan dasar karbon biogenik, mengingat regulasi pengelolaan limbah di Inggris sudah cukup ketat.
- Alokasi emisi gas rumah kaca dari campuran karbon dioksida biogenik dan fosil, agar sesuai dengan aturan Emissions Trading Scheme tanpa menghambat operasional fasilitas.
- Pencegahan kebocoran karbon serta pencatatan yang akurat untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan.
- Pemenuhan kriteria tambahanitas finansial, dengan mempertimbangkan faktor-faktor pasar seperti biaya masuk ke fasilitas (gate fees) dan keterlibatan dalam skema dukungan pemerintah.
Kesimpulan dan Arah Ke Depan
Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi CCS dalam fasilitas WTE menawarkan jalur yang menjanjikan untuk menghasilkan kredit penghapusan karbon yang berkualitas tinggi dan tahan lama. Dengan kerangka kerja Monitoring, Reporting, and Verification (MRV) yang jelas, fasilitas ini dapat diandalkan dalam memproduksi kompensasi karbon yang kredibel.
Laporan lengkap berjudul “Energy-from-Waste as a Carbon Removal Pathway in the United Kingdom” dapat diunduh melalui situs resmi Isometric.









