Isu Terkini

Microsoft Perkuat Komitmen Net Zero, Beli 7 Juta Ton Kredit Karbon dari Chestnut

342
×

Microsoft Perkuat Komitmen Net Zero, Beli 7 Juta Ton Kredit Karbon dari Chestnut

Sebarkan artikel ini
Photo: ESG Today

KabarHijau.com – Raksasa teknologi Microsoft semakin memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dengan menandatangani kesepakatan baru dengan penyedia solusi penghapusan karbon berbasis alam, Chestnut. Dalam kesepakatan ini, Microsoft akan membeli 7 juta ton kredit karbon berkualitas tinggi dari proyek Sustainable Restoration yang diverifikasi oleh Gold Standard.

Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang pertama kali diumumkan pada Desember 2023, di mana Chestnut sepakat untuk menyediakan 362.000 ton karbon removal selama 15 tahun. Melalui perjanjian baru ini, Chestnut akan mengirimkan 7 juta ton kredit karbon dalam 25 tahun ke depan melalui proyek aforestasi, reforestasi, dan revegetasi (ARR) yang mencakup wilayah Arkansas, Texas, dan Louisiana.

Kesepakatan ini menjadi salah satu transaksi offset karbon ARR terbesar yang pernah dilakukan di Amerika Serikat, dengan skala yang signifikan baik di ranah solusi berbasis alam maupun rekayasa. Investasi ini akan mendukung operasi Chestnut dalam memulihkan sekitar 60.000 hektare lahan melalui penanaman lebih dari 35 juta pohon asli yang beragam secara hayati, termasuk spesies kayu keras dan lunak.

Dalam jangka panjang, hingga tahun 2030, kemitraan ini akan memungkinkan Chestnut untuk memperluas portofolio ARR-nya hingga 500.000 hektare dan menghilangkan 100 juta ton karbon dioksida dari atmosfer dalam periode kredit 50 tahun.

CEO Chestnut sekaligus Managing Partner di Kimmeridge, Ben Dell, menyampaikan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. “Kami senang dapat memperluas kerja sama dengan Microsoft, mengingat kepemimpinan mereka dalam komitmen net zero. Penandatanganan perjanjian kedua dalam waktu kurang dari setahun menunjukkan keyakinan mereka terhadap kualitas kredit karbon yang kami hasilkan,” ujarnya, seperti dikutip Carbon Herald.

Dari pihak Microsoft, Brian Marrs, Senior Director of Energy & Carbon Removal, menyatakan bahwa perjanjian ini merupakan langkah positif menuju target Microsoft untuk menjadi carbon negative pada 2030. “Kami menantikan skala restorasi hutan yang lebih luas di Amerika Serikat sekaligus menarik lebih banyak investasi swasta dalam prosesnya,” kata Marrs.

Ia juga menambahkan bahwa Microsoft senang melihat proyek Sustainable Restoration dari Chestnut berkontribusi dalam mendiversifikasi dampak ekologi dalam portofolio global penghapusan karbon mereka.

Dengan kesepakatan ini, Microsoft semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan memimpin langkah nyata dalam mitigasi perubahan iklim melalui investasi di solusi karbon berbasis alam.