Ekonomi Hijau

Silvania Luncurkan Inisiatif $1,5 Miliar untuk Lindungi Hutan Amazon

416
×

Silvania Luncurkan Inisiatif $1,5 Miliar untuk Lindungi Hutan Amazon

Sebarkan artikel ini
Hutan Amazon. (Photo : Joseph King/Flickr)

KabarHijau.com – Silvania, investor pasar karbon yang didukung oleh Mercuria, sebuah rumah dagang asal Swiss, baru saja meluncurkan inisiatif besar untuk melindungi hutan hujan Amazon. Dalam kolaborasi dengan Conservation International dan The Nature Conservancy, Silvania menargetkan untuk mengumpulkan dana awal sebesar $1,5 miliar.

Proyek ambisius ini, bernama “Race to Belém,” bertujuan untuk bekerja sama dengan negara bagian Brasil, petani, dan komunitas lokal guna menghasilkan kredit karbon yang terkait dengan pelestarian hutan hujan.

Fokus Proyek dan Dampaknya

“Race to Belém” dinamai sesuai kota Brasil yang akan menjadi tuan rumah konferensi iklim COP30 mendatang. Proyek ini menjadi langkah perintis dengan investasi khusus sebesar $500 juta untuk konservasi alam dan keanekaragaman hayati.

Inisiatif ini diluncurkan di tengah kekhawatiran global terkait suhu tinggi yang memecahkan rekor sepanjang tahun lalu, yang semakin mendekatkan Amazon ke titik kritis. Jika tidak dicegah, Amazon bisa berubah menjadi penyumbang emisi karbon, yang berdampak serius terhadap upaya global untuk menahan pemanasan global.

Silvania berkomitmen menyediakan modal awal bagi negara bagian atas setiap ton kredit karbon yang dibeli, dengan total hingga $100 juta. Harga per ton akan ditentukan melalui negosiasi dengan calon pembeli, dan proyek ini berpotensi menghemat ratusan juta ton karbon.

JREDD+ dan Peluang Baru

Kredit karbon yang dihasilkan dalam inisiatif ini akan dikategorikan sebagai kredit Jurisdictional Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (JREDD+). Berbeda dengan proyek REDD+ tradisional yang dikelola oleh pengembang proyek individu, JREDD+ menggunakan area referensi dasar yang jauh lebih besar, memungkinkan pelacakan dampak lingkungan dan sosial yang lebih efektif.

CEO Conservation International, M. Sanjayan, menyoroti potensi transformatif dari kredit karbon ini dalam mengubah faktor ekonomi yang mendorong deforestasi.

“Tahun ini akan menjadi momen penting bagi masa depan Amazon. Kita punya kesempatan untuk melihat kembali upaya perlindungan Amazon dalam dua era yang berbeda: sebelum dan sesudah COP30,” ungkap Sanjayan, seperti dikutip dari Carbon Herald.

Proyek ini akan dimulai segera, dengan fase lanjutan dijadwalkan dalam tiga hingga lima tahun ke depan.