Energi Hijau

Tunisia Tawarkan Tender Proyek Solar PV 200 MW untuk Pengembangan Energi Terbarukan

418
Menurut laporan World Energy Outlook 2020 dari Badan Energi Internasional, energi surya adalah sumber listrik termurah. (Sumber gambar Bernama)

Tunis, KabarHijau.com – Kementerian Industri, Pertambangan, dan Energi Tunisia resmi meluncurkan tender untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (solar photovoltaic/PV) berkapasitas 200 MW dengan skema konsesi. Tender ini mencakup dua proyek dengan kapasitas masing-masing 100 MW. Namun, lokasi kedua proyek tersebut belum diungkapkan. Pihak yang berminat dapat mengajukan aplikasi hingga 30 April 2025.

Pada Desember 2024, pemerintah Tunisia telah menyetujui dua tender pembangkitan listrik berbasis konsesi dengan tujuan memperoleh kapasitas energi terbarukan sebesar 1.700 MW. Proyek-proyek ini diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2027 dan mampu menghasilkan sekitar 1 TWh per tahun.

Tunisia telah mengesahkan undang-undang energi terbarukan pada tahun 2022, dengan target memenuhi 12% dari bauran energinya menggunakan sumber energi terbarukan pada tahun 2020 dan 35% pada tahun 2030. Namun, meskipun beberapa putaran lelang telah diluncurkan sejak 2017, perkembangan program ini masih jauh dari jadwal awal. Pada 2020, hanya 5% dari bauran energi Tunisia berasal dari energi terbarukan, yang meningkat sedikit menjadi 6% pada tahun 2023, terdiri dari 4,9% energi surya, 1,5% energi angin, dan kurang dari 1% energi hidroelektrik.

Langkah Tunisia dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan melalui tender ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target energi bersih yang telah dicanangkan.

Exit mobile version