Jakarta, KabarHijau.com – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan bahwa Kuwait berpotensi menjadi mitra strategis Indonesia dalam memanfaatkan potensi energi terbarukan di tanah air.
“Peluang kerja sama Indonesia-Kuwait di bidang energi baru dan terbarukan memiliki peran penting dalam akselerasi transisi energi di Indonesia. Ini sejalan dengan komitmen global untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung pembangunan hijau yang disepakati oleh kedua negara,” ujar Rachmat Pambudy, saat menerima kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana Mukti, di Jakarta pada Kamis (15/01/2025), sebagaimana dikutip dari keterangan resmi.
Pertemuan ini menjadi momentum untuk membahas prioritas pembangunan Indonesia dan peluang kerja sama pembangunan yang mendukung Astacita, terutama transformasi ekonomi dan hilirisasi industri. Prioritas pembangunan nasional jangka panjang yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul, penguatan ekonomi hijau dan biru, serta pembangunan infrastruktur cerdas, berkelanjutan, dan terintegrasi.
Selain itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, fokus utamanya adalah percepatan pembangunan infrastruktur strategis, penguatan ketahanan pangan, energi, dan air, serta peningkatan daya saing industri halal dan ekonomi kreatif.
Kementerian PPN/Bappenas telah mengusulkan beberapa bidang kerja sama bilateral dengan Kuwait. Beberapa peluang kolaborasi tersebut mencakup kerja sama di sektor ketahanan pangan dan pertanian modern melalui teknologi, misalnya dengan Kuwait Fund for Arab Economic Development (KFAED), serta sektor energi baru dan terbarukan yang diprioritaskan dalam hubungan bilateral kedua negara.
Selain itu, potensi besar dalam pengembangan industri halal dan ekonomi kreatif, serta dukungan Kuwait terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadi agenda penting dalam memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Kuwait.
“Kementerian PPN/Bappenas optimistis bahwa kerja sama Indonesia-Kuwait dapat memberikan manfaat signifikan dalam mendorong transformasi di berbagai sektor strategis. Dukungan Kuwait terhadap berbagai program strategis Indonesia, seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara, diharapkan menjadi langkah nyata untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sebagai negara maju. Melalui sinergi yang kuat, kerja sama bilateral ini diharapkan memberikan manfaat bagi pembangunan berkelanjutan,” tambah Rachmat Pambudy.
Sumber : Antara
