Ekonomi Hijau

Investasi USD 101 Juta untuk Teknologi Manajemen Karbon: AS Dorong Inovasi Hijau

307
×

Investasi USD 101 Juta untuk Teknologi Manajemen Karbon: AS Dorong Inovasi Hijau

Sebarkan artikel ini

Washington, D.C, KabarHijau.com – Minggu ini, Office of Fossil Energy and Carbon Management (FECM) di Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) mengumumkan investasi sebesar USD 101 juta untuk lima proyek penelitian teknologi manajemen karbon. Pendanaan ini akan mendukung pengembangan pusat uji teknologi penangkapan, penghilangan, dan konversi karbon di fasilitas pabrik semen dan pembangkit listrik.

Brad Crabtree, Asisten Sekretaris FECM, menjelaskan bahwa investasi ini bertujuan mengurangi hambatan dalam penerapan teknologi penangkapan, penghilangan, dan konversi karbon secara komersial.

Kelima proyek penerima dana ini bervariasi dalam skala dan pendekatan, menggunakan bahan baku yang berbeda untuk meneliti teknologi yang mampu menangkap dan mengonversi CO2 menjadi produk dari sumber utilitas dan industri, atau menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer.

Penerima Dana dan Fokus Proyek

  1. University of Illinois
    Dewan Pengawas Universitas Illinois akan mengembangkan pusat uji untuk mempercepat teknologi penangkapan, penghilangan, dan konversi karbon di industri semen. Proyek ini mencakup desain konseptual dan pengembangan struktur operasional, bisnis, teknis, serta manajerial.
  2. Holcim US
    Holcim US akan menggunakan dana untuk mendirikan Cement Carbon Management Innovation Center di fasilitas semen Hagerstown, Maryland. Pusat ini akan mempelajari kelayakan lokasi, struktur kepemilikan, model bisnis, serta kemitraan teknologi.
  3. Southern Company Services, Inc.
    Perusahaan yang berbasis di Birmingham, Alabama, ini akan mengoperasikan National Carbon Capture Center, fasilitas uji canggih yang dapat mengevaluasi sistem penangkapan, penghilangan, dan konversi karbon di lingkungan pembangkit listrik.
  4. University of North Dakota Energy & Environmental Research Center
    Universitas ini akan meneliti lebih banyak teknologi di bawah kondisi operasi pembangkit listrik yang relevan dengan cara yang hemat biaya dan waktu melalui pusat uji CO2 yang sudah ada.
  5. University of Wyoming
    Universitas Wyoming akan memperluas cakupan teknologi di Wyoming Integrated Test Center miliknya, yang mampu mensimulasikan emisi dari gas alam dan sumber industri.

Investasi ini menunjukkan komitmen AS untuk mendorong inovasi hijau melalui teknologi canggih demi mengurangi emisi karbon, mendukung transisi energi bersih, dan melindungi lingkungan global.