KabarHijau.com – The Global Carbon Council (GCC) telah merilis alat baru bertajuk “GCC Nature-based Solutions (NbS) Tool for Estimating GHG Emissions from Oxidation and Burning of Peat” (GCCTA004 v1.0) pada 8 Januari 2025. Alat ini dirancang untuk menyediakan metodologi yang terstruktur dan berbasis ilmiah dalam mengestimasi emisi gas rumah kaca (GRK) yang berasal dari lahan gambut yang dikeringkan, terutama akibat oksidasi dan kebakaran.
Gambut merupakan elemen penting dalam siklus karbon global dan dikenal sebagai penyerap karbon yang signifikan. Namun, aktivitas pengeringan gambut mengganggu keseimbangan ini, memicu pelepasan emisi GRK dalam jumlah besar melalui proses oksidasi dan pembakaran. Hal ini menjadi kontributor utama terhadap perubahan iklim.
Fitur Utama Alat GCCTA004 v1.0:
- Perhitungan Emisi yang Komprehensif: Alat ini mampu menghitung emisi GRK, termasuk karbon dioksida (CO₂), karbon monoksida (CO), dan metana (CH₄) yang dihasilkan dari oksidasi dan kebakaran pada lahan gambut yang dikeringkan.
- Analisis Skenario Baseline dan Proyek: Alat ini dapat digunakan untuk mengevaluasi trajektori emisi baik pada skenario baseline maupun skenario proyek.
- Pemantauan Berbasis Data: Alat ini dilengkapi dengan panduan stratifikasi data, nilai default untuk parameter kunci, dan pedoman pemantauan yang menyeluruh untuk memastikan estimasi emisi yang akurat dan andal.
- Aplikasi yang Luas: Alat ini dirancang untuk mendukung metodologi yang mengatasi dampak iklim akibat pengeringan gambut serta inisiatif restorasi atau rewetting gambut.
Setelah melalui konsultasi global dengan para pemangku kepentingan pada 6 November hingga 5 Desember 2024, Komite Regulasi GCC secara resmi mengadopsi alat ini.
Alat ini kini tersedia bagi para pengembang proyek yang ingin menghitung dan mengurangi emisi dari lahan gambut yang dikeringkan. Dengan kerangka kerja yang andal, alat ini diharapkan dapat mendukung implementasi solusi berbasis alam (NbS) serta praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
