Energi Hijau

Tim Peneliti China Kembangkan Teknologi Baterai Lithium Metal Generasi Baru

343
Image Credit : Tobias ToMar Maier

Beijing, KabarHijau.com – Sebuah tim peneliti China berhasil mengembangkan antarmuka elektrolit padat (solid electrolyte interphase) yang ideal pada permukaan anoda logam lithium. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal akademik Nature.

Menurut Yan Keyou dari South China University of Technology, yang memimpin penelitian tersebut, antarmuka ini memiliki isolasi elektronik tinggi, konduktivitas ionik tinggi, dan stabilitas kimia yang unggul. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan keamanan baterai logam lithium.

Pencapaian ini memberikan terobosan penting untuk pengembangan dan produksi baterai lithium generasi mendatang dengan kinerja tinggi. Aplikasinya dapat mendorong kemajuan di berbagai bidang, seperti kendaraan energi baru dan integrasi penyimpanan energi fotovoltaik.

Baterai logam lithium dianggap sebagai salah satu kandidat paling menjanjikan untuk baterai masa depan, dengan potensi menggandakan kepadatan energi dibandingkan baterai lithium-ion yang ada saat ini. Namun, elektrolit komersial saat ini gagal membentuk antarmuka elektrolit padat yang stabil pada permukaan anoda logam lithium, sehingga kurang kompatibel dengan teknologi tersebut.

Tim peneliti menggunakan nanopartikel m-Li2ZrF6 monoklinik sebagai aditif untuk berhasil membangun antarmuka elektrolit padat dengan sifat elektrokimia yang luar biasa. Teknologi ini memungkinkan baterai logam lithium mempertahankan 80 persen kapasitasnya setelah 3.000 siklus pada tingkat pengisian daya 2C, menjadikannya pencapaian terbaik di kategorinya.

Proses sintesis nanopartikel m-Li2ZrF6 juga sederhana dan dapat diperluas, memberikan solusi untuk penerapan luas baterai logam lithium di masa depan.Teknologi ini membuka jalan baru dalam menghadirkan baterai yang lebih aman, efisien, dan berdaya guna tinggi untuk mendukung berbagai inovasi di sektor energi.

Sumber : ChinaDaily

Exit mobile version